Ekonomi Melambat, Pembelian untuk Investasi Didominasi Unit Kecil

Big Banner

Perlambatan ekonomi membuat investor semakin berhati-hati mengeluarkan biaya sehingga beralih membeli properti ukuran kecil dengan harga lebih murah.

Country Director Ray White Indonesia Johann Boyke Nurtanio mengatakan perkiraan alokasi dana investor properti ialah Rp3,5 miliar per tahun.

Bila sebelumnya investor langsung menghabiskan dana tersebut untuk satu transaksi, kini mereka memilih untuk membeli sejumlah properti dengan harga lebih murah.
 
Johann mengatakan properti yang masih banyak menjadi incaran investor ialah apartemen unit kecil dengan harga Rp300 jutaan. Pasalnya, produk ini memiliki kemudahan cara pembayaran dan lebih mudah untuk dijual ataupun disewakan kembali.

“Bisa dibilang sekarang trennya (investor) beralih ke banyaknya transaksi, tidak lagi ke besaran nilai penjualan ataupun sewa,” ujarnya seperti dilansir Bisnis.com.

Menurut Johann, tiga area dengan transaksi properti paling besar ialah Jakarta, Surabaya, dan Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) yang berkontribusi sekitar 80% dari total penjualan perusahaan. Adapun komposisi penjualannya ialah 45%, 20%, dan 15%.

“Tahun kemarin, Bodetabek masih lebih baik, Surabaya penjualannya naik karena banyaknya produk baru yang diluncurkan developer,” ujarnya. (as)

ciputraentrepreneurship.com