Basuki Minta JICA Bereskan Bendung Gerak Jabung 2016

Big Banner

LAMPUNG TIMUR, KOMPAS.com – Bendung Gerak Jabung yang terletak di Mesuji Sekampung, Provinsi Lampung, kini tengah dalam pembangunan. Bendung ini sudah dibangun sejak 2013.

Targetnya, pembangunan bendung ini selesai pada 2018. Namun untuk saluran penghubung (feeder) diharapkan selesai 2016.

“Setelah selesai, tidak perlu tunggu penuh tapi berfungsi tahap demi tahap. Saya minta Japan International Cooperation Agency (JICA) lapor akhir bulan ini,” ujar Menteri Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kepada Kompas.com, di lokasi proyek, Kamis (5/11/2015).

Basuki mengatakan, dalam memfungsikan bendung ini, pekerja tidak perlu menunggu sampai pekerjaan selesai seluruhnya. Ia meminta, setiap pintu selesai dibangun, sebaiknya segera difungsikan.

Arimbi Ramadhiani Proyek Bendung Gerak Jabung, Lampung Timur, Lampung. Gambar diambil pada Kamis (5/11/2015).

Hal ini memang tidak biasa dilakukan sebelumnya. Namun, cara tersebut diharapkan bisa mempercepat fungsi bendung.

“April sudah selesai. Juni 2016 semoga bisa beroperasi,” jelas Basuki.

Fungsi bendung ini, kata dia, berbeda dengan bendungan. Bendung Gerak Jabung berguna untuk menaikkan air Sungai Way Sekampung dan mengalirkannya ke sawah yang berjarak 10 kilometer.

Bendung Gerak Jabung dibagi menjadi dua bagian, yakni sebelah kiri seluas 5.000 hektar dan sebelah kanan 10.000 hektar. Untuk dana pembangunannya senilai Rp 173 miliar yang merupakan pinjaman dari JICA.

Sementara untuk feeder-nya dibutuhkan Rp 195 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me