Pengembang Ini Garap Megaproyek Rp 13,3 Triliun

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Pertumbuhan ekonomi boleh saja melambat, namun tak membuat Pollux Properties Indonesia menganulir proyek-proyek propertinya.

Bahkan, pengembang berbasis di Jakarta ini berencana melansir produk baru, sehingga nilai total proyek yang mereka kembangkan sebesar Rp 13,3 triliun.

Chief Financial Officer Pollux Properties Indonesia, Donisius Adi, menjelaskan, saat ini justru merupakan momen yang tepat menjual dan membangun properti. Terutama untuk kelas menengah-menengah.

“Karena itu, kami fokus pada segmen kelas menengah untuk produk baru. Kebutuhan terbesar memang berasal dari kelas ini. Jadi kami konsentrasi memenuhi kebutuhan pasar, bukan sekadar tren,” jelas Adi kepada Kompas.com, Rabu (4/11/2015). 

Adi memaparkan, akhir November 2015 akan melansir menara keempat Chadstone Cikarang. Patokan harga sekitar Rp 16 juta per meter persegi. Harga jual ini sepuluh persen lebih tinggi dari menara ketiga.

thinkstock Ilustrasi apartemen

Chadstone Cikarang mencakup pusat belanja, empat menara apartemen, dan hotel bintang empat. Nilai proyek diperkirakan menembus angka Rp 3,5 triliun.

Proyek kedua yang sedang digarap adalah Pollux Mega Superblok Encore Bekasi. Peluncurkan resmi megaproyek senilai Rp 4 triliun ini akan dilakukan tahun depan. 

Sama halnya dengan Chadstone Cikarang, kata Adi, Encore Bekasi juga meliputi properti multi-fungsi yakni ruang ritel, apartemen, dan hotel.

properti.kompas.com