Superblok Kuala Lumpur Ditawarkan di Jakarta

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebuah superblok besar kini sedang dibangun di ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur. Superblok ini bernama KL9 Seputeh, yang dibangun Malaysian Resources Corporation Berhad (MRCB) Land.

KL9 Seputeh merupakan proyek besar kedua milik MRCB Land, setelah beberapa waktu lalu meluncurkan KL Sentral. Proyek terbaru MRCB Land ini dibangun di atas lahan seluas 7,04 hektar dan terdiri dari sembilan tower dengan berbagai macam infrastruktur mengelilinya seperti transportasi monorail, edukasi, dan kantor.

Saat ini, proyek di Old Klang Road, Kuala Lumpur itu sudah memiliki terbangun dua menara yang sudah terjual habis. Rencananya mereka akan membangun dua menara lagi untuk segera dipasarkan.

“Setelah sukses di dua menara sebelumnya, kami kini sedang membangun Tower B. Tower B yang terdiri dari dua menara itu akan memiliki residensial dan komersial. Diperkirakan dua menara ini akan selesai pada April 2018,” papar Senior Manager Sales dan Marketing MRCB Land, Kenneth Khoo, di Jakarta, Jumat (6/11/2015).

Dua menara baru KL9 Seputeh itu rencananya berisi 44 lantai dan 178 unit apartemen di dalamnya. Ada dua jenis apartemen di dalam tower KL9, yakni apartemen dua kamar seluas 70 x 77 meter persegi dan penthouse dengan tiga sampai empat kamar.

Untuk apartemen tersebut, KL9 Seputeh memberikan harga Rp 30 juta-Rp 40 juta per meter persegi.

Melalui KL9 Seputeh, MRCB Land optimistis mampu mengulang kesuksesan ketika menjual KL Central. Kini PDB yang dihasilkan oleh KL Central sendiri sudah mencapai 8 miliar Ringgit Malaysia (RM).

“Investasi awal kami 200 juta RM (sekitar Rp 600 miliar lebih). Ketika selesai kami yakin bisa meningkat menjadi 2,5 miliar RM,”ujar Kenneth.

Secara total, KL9 terdiri dari sembilan menara dengan 2.000 unit di dalamnya. Seluruh proyek KL9 diprediksi selesai pada 2023.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me