Proyek Residensial Diperkirakan Naik Tahun 2016

Big Banner

BCI Economics, perusahaan riset pasar konstruksi di Indonesia memprediksi nilai konstruksi pembangunan proyek residensial di tahun 2016 akan meningkat tipis sebanyak 5 persen. 

Menurut riset yang dilakukan nilai konstruksi meningkat dua kali lipat dibandingkan pada tahun 2012 yang lalu. BCI Economics mencatat, pertumbuhan konstruksi di Indonesia paling besar terjadi pada tahun 2013 dengan pertumbuhan nilai mencapai 31 persen.  

Sedangkan untuk perusahaan konstruksi yang berhasil mencapai nilai tertinggi diperoleh PT Fairpoint Realty Indonesia saat melakukan proyek The Hundred yang menghabiskan biaya sebesar Rp 912 miliar. 

Pada tahun 2015 sendiri, dunia konstruksi mengalami kelesuan dan kurang menguntungkan untuk melakukan proyek. Tahun depan kemungkinan adanya peningkatan akan terjadi. 

“Sekarang masih lesu, kami berharap di second semester tahun depan sudah lebih baik. Kalau ekonomi membaik, kami akan launching proyek di pertengahan 2016,” tutur CEO Farpoint, Jusuf Halimi seperti informasi yang diterima Rumahku.com.

Farpoint sendiri telah melakukan tindakan antisipasi berupa pencadangan tiang perdana proyek The Hundred sejak tahun 2014. Proyek yang berlokasi di Mega Kuningan, Jakarta Selatan itu akan terdiri dari beberapa bangunan yakni 110 unit apartemen, 212 kamar hotel, gedung perkantoran yang memiliki 26 lantai, dan kawasan perbelanjaan. Total area proyek sendiri sebesar 120.000 meter persegi.

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me