Summarecon Bandung Dipasarkan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Setelah sempat bermasalah dengan Pemkot Bandung soal perizinan yang belum beres Summarecon Bandung (300 ha) di Gedebage, Bandung, akhirnya diluncurkan. PT Summarecon Agung Tbk, pengembangnya, langsung memasarkan dua cluster, Amanda dan Btari, masing-masing sebanyak 261 unit dan 139 unit. “Di Cluster Amanda pada tahap pertama kita pasarkan sebanyak 80 unit, sedangkan cluster Btari 42 unit,” ujar staf pemasaran Summarecon Bandung kepada housing-estate.com di Jakarta, Jumat (6/11).

Summarecon Bandung tipe Amanda

Summarecon Bandung tipe Amanda

Penjualan perdana akan dilakukan pada 21 November 2015 di Trans Convention Center Bandung. Saat ini pengembang membuka pemesanan dengan mengambil NUP (nomor urut pemesanan) seharga Rp5 juta per unit. Cluster Amanda yang dikembangkan di area 6,3 ha paling murah Rp1,3 miliar (120/112). Ada dua tipe lain, 133/128, dan 157/144. Dua tipe pertama dilengkapi kamar 2+1.

Cluster Btari yang dikembangkan di area 4,5 ha dikembangkan lebih esklusif dengan membidik segmen lebih. Ada lima tipe standar plus rumah di kaveling hoek. Paling kecil tipe 136/180 dilengkapi tiga kamar. Selain itu ada tipe 181/162, 198/180, 261/216. Di cluster yang dikembangkan ecofriendly ini lebar kavelingnya 9 – 12 meter. Setiap cluster terdapat club house lengkap dengan kolam renang, children playground, dan outdoor activity.

Dalam berbagai kesempatan pengembangnya menyatakan proyek yang dikembangkan di Jl Soekarno Hatta, Kota Bandung, itu punya prospek menjanjikan. Selain lokasinya di dalam kota, Summarecon Bandung (SB) menjadi bagian dari Bandung Teknopolis yang digagas Pemkot Bandung. Bandung Teknopolis yang mencakup area 400 ha merupakan konsep pengembangan kawasan untuk bisnis kreatif dan teknologi tinggi. SB menjadi bagian terbesar (75%) dari pengembangan konsep ini. Seperti proyek-proyek Summarecon Agung lainnya, selain hunian tapak SB akan dilengkapi kawasan komersial, seperti mal, gedung perkantoran, dan beberapa jenis ruang usaha lain.

Proyek ini akan menjadi kawasan masa depan mengingat di sekitarnya akan dibangun infrastruktur baru dan moda transportasi modern, seperti monorail, kereta api cepat, dan bus.  Yang  segera dibangun adalah akses tol dari Jl Soekarno Hatta jalan tol Padaleunyi (Km 149). Akses tol yang membelah kawasan SB ini akan membuka kawasan Gedebage. Kelak kalau akses tol ini beroperasi pengendara dari tol Padaleunyi yang ingin ke SB dan kawasan sekitarnya tidak perlu lagi melalui exit tol Buah Batu dan menyusuri Jl Soekarno Hatta yang lumayan macet. Akses tol ini nantinya akan terkoneksi dengan Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR).

Selain itu SB juga akan dilalui monorel koridor 2 dan dekat dengan kereta cepat Jakarta – Bandung yang berhenti di Stasiun Gegebage.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me