Empat BUMN Konstruksi Keroyok Proyek Jalan Tol Sumatera

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Untuk mempercepat pembangunan jalan tol Trans Sumatera semua BUMN konstruksi diminta untuk terlibat. Setelah Hutama Karya, pemerintah menugaskan empat BUMN kontruksi, yaitu PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya, PT PP, dan PT Waskita Karya ikut mengerjakan. Mereka akan membangun empat seksi berbeda yaitu Bakauheni-Sidomulyo (PP), Sidomulyo-Lematang (Waskita), Kota Baru-Gunung Sugih (Adhi), dan Gunung Sugih-Terbanggi Besar (Wika).

Ilustrasi

Ilustrasi

“Pembagian kerja seperti ini kita harapkan bisa mempercepat pembangunan selain langsung mengerjakan konstruksi pada sebagian lahan yang sudah dibebaskan, jadi tidak perlu menunggu bebas semua. Tahun 2015 ini kita berhasil melakukan pembebasan lahan sepanjang 40 km dan tahun depan 80 km sehingga targetnya Juni bisa mencapai 140 km,” ujar Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyatn(Menpupera) saat meninjau pembangunan tol Trans Sumatera di ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Km. 77) bersama Presiden Jokowi, akhir pekan lalu.

Sinergi empat BUMN ini, lanjut Basuki, diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan karena itu ia mengharapkan peran aktif dari pemerintah daerah (pemda) khususnya untuk membantu pembebasan lahan. Bila lahan sudah dibebaskan tinggal pemerintah pusat menyediakan pendanaan. Saat ini progres pengerjaan proyek di ruas ini sudah mencapai panjang 1 km.

Proyek ini terus dikebut untuk memperlancar arus pergerakan masyarakat dan distribusi barang sehingga bisa mengembangkan potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Untuk ruas Bakauheni-Terbanggi Besar ini saja akan melintasi 59 desa di 11 kecamatan dengan panjang 104,4 km di Kabupaten Lampung Selatan,” imbuhnya.

housing-estate.com