Apersi: Realisasi 1 Juta Rumah Baru 90 Ribu Unit – Property

Big Banner

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) telah menyatakan bahwa, realisasi program pembangunan satu juta rumah sudah mencapai hampir 500 ribu unit. Namun data tersebut dianggap keliru.

Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo memandang data tersebut tidak akurat. Pasalnya, menurut data yang dihimpun Apersi realisasi program ini baru sekitar 90 ribu unit.

Menurutnya, pembangunan rumah tapak maupun susun sebanyak itu merupakan hal yang mustahil di tengah kondisi saat ini. Ditambah lagi tren penjualan rumah komersial saat ini saat ini sedang turun. Oleh karena itu Eddy memastikan angka realisasi saat ini tidak mungkin melebihi tahun kemarin.

“Pasokan rumah komersil ini enggak lebih dari 100 ribu unit, jadi belum sampai 200 ribu unit, apalagi 500 ribu unit,” tegas Eddy dilansir dari keterangan tertulisnya, Rabu (11/11/2015).

Selain itu, dirinya juga mempertanyakan data Kementerian PU dan Pera yang menyatakan bahwa Apersi telah membangun 150 ribu unit dalam program tersebut. Pasalnya hingga kuartal III-2015 realisasi pembangunan rumah untuk program itu dari Apersi baru mencapai 60 ribu unit.

“Itu data keliru, karena realisasi kami baru sekitar 60 ribu unit. Jadi sisanya dari mana saya enggak tahu,” imbuhnya.

Selain itu, Eddy mengaku, sebelumnya Apersi tidak diberikan target membangun rumah sebanyak itu dalam tahun ini. Pasalnya untuk tahun ini target pembangunan rumah dari program 1 juta rumah tahun untuk Apersi hanya sebanyak 65 ribu unit.

Kendati begitu dia mengaku bangga, karena hampir 65 persen dari realisasi program sejuta rumah merupakan suplai dari anggota Apersi dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebelumnya diberitakan Menteri PU dan Pera Basuki Hadimuljono mennyatakan, program satu juta rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah terealisasi sebanyak 49 persen atau sebanyak 493.552 unit.

‪Basuki mengatakan, dari nilai tersebut pembangunan untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sudah mencapai 357.906 unit atau 59,3 persen dari target sebesar 603.516 unit.

‪”Sedangkan pembangunan rumah non-MBR telah mencapai 135.646 atau 34,2 persen dari 396.484 unit target pembangunan,” ujar Basuki.

(rzk)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me