Hutama Karya Berutang Rp 1,24 Triliun Demi Tol Palembang-Simpang Indralaya

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Sarana Multi Infrastruktur (persero) atau SMI dan PT Hutama Karya (persero) melakukan penandatanganan perjanjian pemberian fasilitas pinjaman sebesar Rp 1,24 triliun, Rabu (11/11/2015).

Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan untuk pembangunan proyek Jalan Tol Trans Sumatera, ruas Palembang-Simpang Indralaya dengan nilai total Rp 3,3 triliun.

Menteri Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyaksikan penandatanganan perjanjian tersebut sebagai sebagai upaya pemerintah mendukung percepatan pengembangan infrastruktur di Indonesia.

Menurut Basuki, sinergi antara SMI dan Hutama Karya mutlak dibutuhkan dalam pembangunan infrastruktur karena pada dasarnya sektor tersebut tidak dapat dikerjakan sendiri.

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera ini iyakini dakan membuka akses lebih baik lagi untuk perekonomian kota-kota kecil di sekitar Palembang, mulai dari perdagangan sampai pariwisata Sumatera Selatan.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama Hutama Karya, I Gusti Ngurah Putra mengatakan daerah sekitar pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera memiliki potensi ekonomi yang besar untuk dikembangkan. 

“Kami sangat senang mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk menyelesaikan proyek ini, terlebih dengan adanya kolaborasi bersama SMI, kami yakin proyek Palembang ini dapat berjalan sesuai rencana, dan menjadi poros ekonomi Palembang dan Simpang Indralaya,” imbuh Putra.

Kerjasama ini merupakan yang kedua antara SMI dan Hutama Karya, setelah pada Agustus 2015, mereka juga melakukan penandatanganan perjanjian pinjaman untuk proyek pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai sepanjang 16,6 kilometer.

“Hal ini merupakan bukti nyata peran katalis SMI terhadap pengembangan proyek proyek infrastruktur nusantara. Selain itu pinjaman yang diberikan memiliki tenor yang panjang, yaitu 25 tahun, sehingga Hutama Karya selaku debitur kami, lebih leluasa mengelola asetnya,” ujar Direktur Utama PT SMI, Emma Sri Martini.

Jalan Tol Palembang-Simpang Indralaya membentang sepanjang 22 kilometer dengan pembagian pengerjaannya menjadi tiga seksi.

Seksi pertama yaitu Palembang-Pemulutan sepanjang 7,1 kilometer, seksi kedua mulai dari Pemulutan hingga Kota Terpadu Mandiri (KTM) sepanjang 4,9 kilometer, dan seksi ketiga dari KTM sampai Indralaya sepanjang 9,9 kilometer.

Seksi pertama ditargetkan rampung pada akhir tahun 2016. Sedangkan Jalan Tol Palembang-Simpang Indralaya keseluruhan dijadwalkan beroperasi pada semester pertama 2017.

properti.kompas.com