Pembangunan Rusunawa Pekerja di Ungaran Capai 95 Persen

Big Banner

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) mempercepat penyelesaian pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Pekerja di Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Hingga saat ini, progres pembangunan Rusunawa yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo tersebut sudah mencapai 95 persen.

“Kami terus berusaha agar pembangunan Rusunawa Pekerja di Ungaran ini bisa selesai pada Bulan Desember tahun ini. Saat ini progresnya sudah mencapai 95 persen,” kata Kepala Satuan Kerja Penyedian Rumah Susun Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Erizal MT, dalam publikasinya, Jakarta, Kamis (12/11).

Menurut Erizal, sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai lokasi awal “groundbreaking” pelaksanaan Program Sejuta Rumah Untuk Rakyat pada tanggal 29 April 2015 lalu, pihaknya langsung melaksanakan pengerjaan sesuai perencanaan yang telah dibuat. Kerjasama dengan pemerintah kabupaten Semarang sebagai penyedia lahan serta PT Brantas Abipraya sebagai kontraktor pelaksana pembangunan Rusunawa terus diintensifkan.

Kerjasama yang terjalin dengan baik antara kami dengan Pemkab Semarang dan PT Brantas Abipraya sebagai kontraktor pelaksana akhirnya bisa menyelesaikan Rusunawa Pekerja ini sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.

“Kami bahkan meminta para pekerja PT Brantas Abipraya untuk bekerja dengan sistem shift siang dan malam sehingga dalam waktu sekitar tujuh bulan bisa selesai,” jelasnya.

Erizal mengatakan, Rusunawa Pekerja yang berlokasi di Kelurahan Gedanganak, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dibangun sebanyak dua menara masing-masing setinggi lima lantai.

Menara pertama dibangun seluas 4089,97 meter persegi dengan tipe 24 dengan jumlah kamar sebanyak 104 unit. Sedangkan menara kedua memiliki luas 3914,64 meter persegi tipe 36 dengan unit hunian sebanyak 66 kamar.

Rusunawa tersebut, akan dipisahkan peruntukkan penghuniannya. Untuk Rusunawa tipe 24 nantinya akan dihuni bagi para pekerja lajang dan setiap kamar akan diisi sebanyak dua orang pekerja. Sedangkan tipe 36 akan dihuni untuk para pekerja yang sudah memiliki keluarga.

“Untuk Rusunawa tipe 24 jika setiap kamar berisi dua pekerja lajang maka diperkirakan bisa menampung 208 pekerja. Dan Rusunawa tipe 36 dapat menampung 66 kepala keluarga beserta anak dan istrinya,” ujarnya.

Investor Daily

Imam Muzakir/FER

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me