Rusunawa Yang Dicanangkan Jokowi Hampir Rampung

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Rumah susun sewa (Rusunawa) Ungaran, Semarang, Jawa Tengah, yang pembangunannya diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada akhir April 2015 sudah hamper rampung.  Saat ini pembangunannya sudah mencapai 95 persen. Targetnya rusunawa untuk kalangan pekerja ini bisa dioperasikan pada Desember 2015.

Ilustrasi

Ilustrasi

“Sejak groundbreaking pembangunan rusunawa ini dilakukan dalam dua shift siang dan malam sehingga bisa selesai dalam waktu tujuh bulan,” ujar Erizal, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Rumah Susun Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpuera), di Ungaran, pekan ini.

Rusunawa Ungaran terdiri dua menara setinggi lima lantai. Menara pertama seluas 4.089 meter persegi sebanyak 104 unit tipe 24 m2. Menara kedua luasnya 3.914 meter persegi sebanyak 66 unit tipe 36 m2.

Lokasi rusunawa berada di Kelurahan Gedanganak, Ungaran, Semarang. Proyek ini hasil kerja sama Pemkab Semarang yang menyiapkan lahan dengan seluas 1 ha dan PT Brantas Abipraya sebagai pelaksana pembangunan. Tidak seperti rumah susun pada umumnya, penghuni bujangan dan keluarga di rusunawa Ungaran akan dipisahkan.

Unit 24 meter persegi disiapkan untuk dua orang penghuni bujangan, sedangkan tipe 36 m2 untuk penghuni keluarga. Setiap unit sudah dilengkapi furnitur seperti tempat tidur, almari pakaian, meja, dan kursi. Biaya sewanya sepertiga dari gaji pokok sesuai dengan Peraturan Menteri No. 18/2007.

Pembangunan Rusunawa Ungaran menggunakan dana APBN sebesar Rp64,4 miliar. Proyek ini bagian dari program pembangunan 99 tower rusunawa yang akan direalsir hingga akhir tahun ini di seluruh Indonesia. Sasaran utama penggunanya kalangan buruh perkotaan, mahasiswa, termasuk santri di 14 provinsi terpilih. Operasional rusunawa akan diserahkan kepada pemerintah daerah setelah enam bulan dalam pengelolaan kontraktor.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me