Metland Cibitung dan Cileungsi Jadi Andalan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Proyek perumahan menjadi penopang utama pendapatan PT Metropolitan Land (Metland) Tbk. Hingga kuartal ketiga 2015 Metland berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp750 miliar. Pendapatan usaha itu mayoritas ditopang penjualan properti sebesar Rp484 miliar (65 persen), selebihnya Rp266 miliar (35 persen) dari penyewaan properti komersial seperti mal, hotel, dan lainnya.

Ilustrasi sumber : detik.com

Ilustrasi : Groundbreaking Mall Metropolitan

Menurut Olivia Surodjo, Director Corporate Affairs & Corporate Secretary Metland, saat ini pihaknya mengandalkan penjualan proyek residensial di Metland Cibitung dan Metland Cileungsi. Dua perumahan  yang berlokasi di Bekasi dan Kabupaten Bogor itu membidik segmen menengah dan konsumen end user (pemakai).

“Hingga kuartal ketiga 2015 pendapatan perseroan Rp750 miliar, naik tipis dari Rp717 miliar (4,6 persen) pada periode sama tahun lalu,” ujar Olivia pada acara Investor Summit Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/11).

Olivia menyatakan penjualan yang naik tipis disebabkan pelambatan ekonomi dan melemahnya pasar properti. Berbeda dengan kinerja penjualan, laba yang diperoleh turun sebesar 17,5 persen menjadi Rp151 miliar.  “Turunnya laba bersih karena perseroan harus membayar beban bunga pinjaman untuk pembangunan proyek-proyek yang tengah berjalan. Penurunan juga terjadi untuk okupansi hotel karena larangan PNS rapat di hotel. Setelah aturan ini direlaksasi pada bulan April 2015, 2-3 bulan terakhir okupansinya naik lagi,” imbuhnya.

Kendati kondisi pasar properti belum pulih Metland akan tetap merealisasikan proyek-proyek yang sudah direncanakan seperti Metland Cyber City dan apartemen Kaliana di Metland Transyogi, Bogor. Pembangunan Metropolitan Mall Cileungsi yang dimulai Agustus tahun lalu juga terus dijalankan. Untuk pemasaran klaster baru ditunda hingga tahun depan sambil melihat situasi perekonomian dan daya beli konsumen.

housing-estate.com