Akhir 2015, PP Properti Optimis Raih Laba Besar

Big Banner

PT PP Properti Tbk meyakini target pra penjualan atau marketing sales sepanjang pada 2015 akan mencapai Rp2 triliun. Angka tersebut naik 58 persen dibanding tahun lalu yang hanya mencapai Rp1,3 triliun.

 

Optimisme tersebut berdasar pada pergerakan positif dari hasil pemasaran yang berjalan dalam kurun waktu sembilan bulan terakhir. “Hingga kuartal III 2015, pendapatan prapenjualan mencapai Rp1,2 triliun. Angka tersebut lebih tinggi 45 persen secara tahunan,” ujar Direktur Utama PP Properti Tbk Taufik Hidayat di Jakarta, seperti dikutip dari Antara.

 

Taufik mengakui perusahaannya sempat mengalami penurunan pada awal semester II lalu. Tepatnya pada kurun Juli-Agustus, namun kemudian mulai menunjukkan tren perbaikan. Pola tersebut, lanjutnya, menunjukkan pasar properti Indonesia masih begitu menjanjikan.

 

“Ketika Juli, marketing sales kami turun yakni sekitar Rp167 miliar, lalu perlahan meningkat pada Agustus senilai Rp68 miliar, September Rp118 miliar, dan Oktober Rp175 miliar.”

 

Dengan optimisme di sisi marketing sales, perseroan ini juga memproyeksikan akan mampu membukukan laba bersh tahun ini pada angkaRp302 miliar. Proyeksi tersebut lompat 185 persen dibanding periode sama tahun lalu, yaitu Rp106 miliar.

 

Penjualan beberapa proyek apartemen, khususnya di Grand Kamala Lagoon dan Grand Sungkono Lagoon, diyakini menjadi faktor utama  raihan laba tersebut. Keduanya merupakan unggulan dari sebelas mega proyek yang tengah dikembangkan perseroan.


Tingkatkan Target pada 2016                                                       

 

Selain memandang optimis akhir 2015 yang segera menjelang, Taufik juga masih melihat pasar properti 2016 sebagai ladang penjualan yang menarik. Pada 2016, perseroan pun memproyeksikan pendapatan prapenjualan sebesar Rp2,6 triliun.

 

Target tersebut dibuat dengan mengandalkan sejumlah proyek yang sudah dan akan dijalankan pada 2016. Setidaknya, akan ada tiga segmen yang menjadi fokus perseroan mengembangkan proyeknya.

 

Segmen residensial, komersial, dan hospitality tetap menjadi unggulan. Sebut saja proyek superblok Grand Kamala Lagoon yang berlokasi di Bekasi dan dibangun di atas lahan seluas 28,2 hektare (ha), dan proyek Grand Sungkono Lagoon, di Surabaya dengan pembangunan seluas 3,5 ha.

rumah123.com