Rusun Kunci Sukses Penataan Kawasan Jakarta

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Penataan kawasan kumuh dan hunian liar khususnya di bantaran sungai di wilayah DKI Jakarta akan terus digalakkan. Kegiatan ini selain untuk membenahi kawasan juga untuk merevitalisasi 13 aliran sungai yang melintasi Jakarta sehingga mengurangi potensi banjir.

Ilustrasi

Ilustrasi

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, program penataan kawasan dan revitalisasi sungai sudah diagendakan sejak Joko Widodo (Jokowi) menjadi Gubernur DKI sebagai program jangka pendek dan jangka panjang DKI. Program ini tertuang dalam visi gubernur untuk menciptakan Jakarta baru sebagai kota modern, tertata, dan sebagai tempat hunian layak dan manusiawi yang berorientasi pada pelayanan publik.

“Pelaksanaan di lapangan tentu ada kendala, 13 sungai besar yang melintas di wilayah Jakarta dari sisi timur sampai barat itu banyak dibuat hunian. Kami dari pemprov sudah memulai proyek  normalisasi bersama kementerian terkait tapi jumlah rusun kami masih sedikit untuk merelokasi warga sehingga normalisasi maupun penataan kumuh tidak bisa dilakukan cepat,” ujarnya saat rapat koordinasi, sinkronisasi, dan konsolidasi aspirasi daerah, di Jakarta, Kamis (12/12).

Saefullah mengatakan untuk mewujudkan Jakarta yang lebih tertata rumah susun sewa (rusunawa) harus diperbanyak. Rusun ini dipakai sebagai tempat relokasi warga bantaran sungai dan masyarakat ekonomi lemah. “Di (kantor) dinas-dinas terus dibahas dan dirumuskan untuk penataan kawasan kumuh dan normalisasi sungai. Kami sangat berharap ada dialog dengan pemerintah pusat supaya ada solusi yang lebih baik dan manusiawi yang bisa diterima masyarakat,” tandasnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me