Tangerang Pimpin Pasokan Apartemen di Penyangga Jakarta

Big Banner

Jakarta – Gemuruh pasokan hunian vertikal di sekeliling kota Jakarta masih terus terdengar. Seiring kian menipisnya lahan dan terus meroketnya harga lahan di Jakarta membuat pergeseran pasokan apartemen ke sekeliling Ibu Kota Republik Indonesia tersebut.

Tiga kota utama yang menjadi sasaran para pengembang properti adalah Tangerang, Bekasi, dan Depok. Warga di kota-kota itu banyak yang beraktifitas ke Jakarta. Mulai urusan pendidikan, bisnis, hingga urusan sosial.

Director Research & Advisory Cushman & Wakefield, Arief Rahardjo, mengatakan, Tangerang, Banten menjadi wilayah paling banyak menyodorkan apartemen sepanjang tahun ini hingga beberapa tahun ke depan. Di kota ini hadir 31 proyek dengan total kapasitas sebanyak 54.988 unit, sedangkan tingkat serapan sebesar 70,7 persen melalui pre-sales.

Jumlah pasokan tersebut jauh lebih besar daripada unit apartemen yang kini ada, yakni sebanyak 12.686 unit. Dari segmentasi proyek, pasokan kondiminium di Tangerang lebih banyak di segmen menengah.

“Jumlah unit di segmen ini sebesar 49,7 persen dari total unit. Tingkat serapan pasar melalui pre-sales juga tinggi, yakni 80,1 persen,” kata Arief, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Beberapa pasokan di Tangerang berasal dari apartemen The Ayoma yang dikembangkan oleh PT PP Properti Tbk dan apartemen Saumata (PT Sutera Agung Properti/SAP).

Selain Saumata, SAP juga mengembangkan Saumata Suites. Untuk mengembangkan dua proyek tersebut, Direktur Marketing PT Sutera Agung Properti Boy Noviyandi pernah mengatakan, investasi yang dibutuhkan sekitar Rp 1,2 triliun.

Investor Daily

Imam Muzakir/FER

Investor Daily

beritasatu.com