Rp15 Juta Cukup Untuk Membuat Rumah Pintar

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Rumah pintar (smarthome) yang memudahkan pemiliknya mengontrol dari manapun bukanlah hal baru. Smarthome di Indonesia sudah mulai dikenal sejak belasan tahun lalu namun harganya relatif sangat mahal. Untuk satu unit rumah biayanya mencapai ratusan juta. Seiring perkembangan teknologi khususnya akses internet yang kian baik, teknologi smarthome kini bisa lebih murah dan fleksibel. Pemakaian perangkat teknologinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Salah satunya Smart Home Inside produksi Cina. Smarthome yang didistribusikan PT Media Perkasa Propertindo (MPP) itu menggunakan brand Smart Champ, Smart Cloud, dan Life Cube.

Ilustrasi: SmartHome

Ilustrasi: SmartHome

“Kalau dulu smarthome hanya bisa digunakan oleh kalangan atas, sekarang menengah bisa. Teknologinya menerapkan sistem wireless dengan sambungan internet sehingga praktis dan efisien. Kita hanya menggunakan host dan chip yang dipasang pada perangkat elektronik, paket basic Rp15 juta bisa mengontrol AC, TV, dua kamera CCTV, dan dua line jaringan lampu melalui gadget atau apapun yang tersambung dengan internet,” ujar Amri Syowfial, Direktur Utama MPP, saat pembukaan galeri Smart Home Inside di Jakarta pekan ini.

Alat utama atau yang menjadi otak teknologi smarthome ini adalah host yang akan mengoneksikan dengan seluruh perangkat elektronik dan bisa dikontrol oleh pemilik rumah. Sseluruh penghuni juga bisa ikut mengontrol melalui gadget masing-masing dengan memasukkan password.

Kontrol juga bisa dilakukan pada ruang tertentu oleh orang yang dikehendaki. Misalnya anak hanya bisa mengontrol perangkat elektronik di kamarnya saja. Ayah atau ibu sebagai orang tua bertindak seperti semacam admin yang membagi fungsi-fungsi ruang kepada anggota keluarga lainnya.

Komisaris Utama MPP Eric L. Pangkey menyatakan, teknologi smarthome akan semakin dicari dan menjadi kebutuhan setiap hunian. Perangkat ini akan memberikan perlindungan ekstra sehingga penghuni merasa aman dan nyaman.

“Gaya hidup modern yang serba praktis membuat teknologi smarthome menjadi kebutuhan mendasar di setiap rumah. Melihat situasi ini partner kami dari Cina siap berinvestasi hingga 250 juta dolar AS untuk pengembangan internet dan salah satunya adalah smarthome,” imbuhnya.

Selain dijual ritel MPP juga menjalin kerja sama dengan developer untuk menggunakan Smart Home Inside di produk properti yang dikembangkannya. Tahun ini MPP bekerja sama dengan empat perusahaan pengembang. Mereka masing-masing memasang smarthome untuk 500-1.000 unit rumah. Tahun depan, MPP menargetkan bisa bekerja sama dengan 20 pengembang.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me