Risha, Rumah Instan Murah dan Bagus, Kenapa Tidak Untuk Rumah Rakyat

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) sudah cukup lama mengembangkan rumah instan sederhana sehat (Risha). Dengan teknologi Risha, rumah dibangun berupa modul-modul sehingga pengerjaannya lebih cepat. Dengan kapasitas produksi yang besar sistem ini bisa lebih menghemat biaya.

Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) - sumber : kompas.com

Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) – sumber : kompas.com

Menurut Dirjen Pembiayaan Perumahan Kemenpupera Syarif Burhanuddin, Risha dikonsep sebagai rumah tahan gempa sehingga belum tentu cocok dikembangkan di seluruh wilayah Indonesia. “Yang lebih krusial lagi, untuk installing Risha dibutuhkan SDM yang khusus dan ini masih menjadi kendala terbesar. Terlebih untuk dikembangkan sebagai perumahan masal, SDM yang harus disiapkan besar juga,” ujarnya kepada housing-estate.com di Jakarta, Senin (16/11).

Karena itu untuk diterapkan pada proye yang sifatnya massal SDM-nya harus disiapkan dulu. Kemenpupera sudah menggunakan produk ini untuk beberapa program CSR perusahaan swasta. Pekan lalu telah dibangun sebanyak 11 unit Risha di daerah Mauk, Tangerang, Banten, menyusul tahun depan sebanyak 300 unit akan dibangun di perbatasan NTT.

“Risha memang lebih murah, yang kami bangun di Mauk itu harganya hanya Rp47 juta per unit untuk tipe 36 m2 di luar tanah. Di NTT permintaannya 2.000 unit, tapi karena belum siap baru bisa 300 unit. Ke depan kita akan sosialisasikan untuk skill SDM maupun untuk penggunaan produk ini,” tandasnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me