Dua Program Ini Jadi Pendorong Pembangunan Rumah Murah

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Pemerintah menerapkan dua skema pembiayaan untuk mendukung pembangunan rumah murah. Kedua instrumen itu fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dan subsidi selisih bunga (SSB). Dengan dua jenis subsidi ini masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) apabila membeli rumah mendapatkan bunga 5 persen (flat) hingga lunas. KPR untuk rumah bersubsidi periodenya bisa hingga 25 tahun.

Ilustrasi : Pembangunan rumah murah

Ilustrasi : Pembangunan rumah murah

“Skema FLPP itu pemerintah menalangi dulu pembiayaan KPR dengan porsi pembiayaan 90 persen, perbankan 10 persen. Sementara SSB pemerintah membayar selisih bunga pasar dengan bunga subsidi yang akan dibayarkan kepada bank penyalur KPR bersubsidi,” ujar Maurin Sitorus, Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupra), kepada housing-estate.com di Jakarta, Senin (16/11).

Maurin mengatakan program SSB memungkinkan rumah subsidi yang dapat dibangun semakin banyak.  Ia mencontohkan apabila harga rumahnya Rp100 juta kalau selisih bunganya 7 persen, yaitu selisih bunga pasar (12%) dengan bunga program (5%), SSB yang harus dibayar hanya Rp7 juta. Sementara dengan skema FLPP pemerintah harus menalangi hingga Rp90 juta.

SSB merupakan program dengan dana yang tidak kembali atau habis, sedangkan FLPP program bergulir. Uang akan kembali melalui angsuran KPR konsumen ke bank. Kendati demikian program SSB lebih berkelanjutan karena tidak menyedot anggaran besar. Misalnya pembiayaan 5.000 rumah, dengan program SSB kebutuhan anggarannya Rp35 miliar, sedangkan FLPP R450 miliar.

Penerapan dua skema pembiayaan ini bertujuan untuk mempercepat penyerapan program sejuta rumah. Pertama yang dikeluarkan skema FLPP, apabila anggaran untuk program ini habis pemerintah selanjutnya mengeluarkan SSB. “Kalau anggaran sudah habis bank tetap bisa menyalurkan KPR, nanti selisih bunganya diganti dengan anggaran perumahan tahun berikutnya. Jadi ini untuk menjamin sustainability pembiayaan program perumahan,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me