Ini Dampak Perkawinan Dua Raksasa Hotel Dunia

Big Banner

KOMPAS.com – Ada banyak pertanyaan penting menyangkut rencana pengambilalihan raksasa hotel internasional, Starwood Hotels & Resort Worldwide (Starwood) oleh sesama raksasa lainnya, Marriott International.

Pertanyaan tersebut adalah, bagaimana nasib para investor, bagaimana pula pelanggan setia pemegang kartu Marriott Rewards (MR) dan Starwood Preferred Guest (SPG)?

Bukankah pemegang MR dan SPG ini merasa bangga menjadi bagian dari Starwood karena nilai dan prestisenya?

Satu yang pasti, kepastian akuisisi Starwood oleh Marriott telah mematahkan spekulasi kemungkinan Wyndham, InterContinental Hotels Group (IHG), dan Hyatt masuk dalam pusaran akuisisi.

Di sisi lain, banyak pelanggan setia yang patah hati atas aksi ‘pencaplokan’ ini. Pasalnya, mereka demikian mencintai Starwood sebagai merek global independen.

Namun begitu tak sedikit pula yang mengatakan bahwa Marriott dan Starwood telah menempuh langkah bisnis cerdas dan jitu.

starwood Lobi hotel dilapisi dengan batu giok berwarna putih asli Afghanistan dan batu macan Brazil.

Konsultan travel Ben Schlappig, mengulas berita besar perhotelan abad ini dalam artikel yang dipublikasikan beberapa jam setelah pengumuman rencana akuisisi senilai 12,2 miliar dollar AS, pada Senin (16/11/2015).

Menurut konsultan yang karib disapa Lucky ini, berkawinnya kedua bendera itu sebagai langkah cerdas tak lain karena selama beberapa tahun terakhir Starwood berkinerja buruk, sehingga berpotensi ditinggalkan pasar.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me