Pengembang Properti Mulai Berpaling ke Luar Jawa

Big Banner

Indonesia Property Watch memproyeksi pertumbuhan properti sejumlah kota di luar Jawa akan lebih pesat pada 2016, didorong pembangunan proyek-proyek infrastruktur.

Tren harga lahan di Jabodetabek yang kian mahal membuat pengembang berpaling ke luar Jawa. Di samping itu, pertumbuhan produk domestik regional bruto yang lebih tinggi juga memberikan peluang lebih besar bagi penjualan produk properti.

CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda memperkirakan, secara umum pasar properti akan bergerak naik pada semester kedua 2016. Pergerakan akan didorong oleh penjualan rumah di segmen menengah dan bawah.

“Ada beberapa kota yang berpotensi menjadi pelopor kebangkitan pascamelambatnya siklus properti tahun ini,” ujarnya seperti dilansir Bisnis.com.

Ali merinci, beberapa kota tersebut yakni Medan, Batam, Palembang, Makassar, Balikpapan, Samarinda, dan Manado. Kota-kota tersebut menurut Ali akan terkena dampak turunan dari pembangunan infrastruktur.

Sebagaimana diketahui, pembangunan tol Trans Sumatra telah dimulai untuk ruas Medan–Binjai (17 km), Bakauheni–Terbanggi Besar (140 km), dan Palembang-Indralaya (22km). Tiga ruas tersebut diestimasi rampung pada 2018.

Di Sulawesi, proyek jalur kereta api Trans Sulawesi sepanjang 146 km telah memasuki tahap pemasangan rel. Jalur kereta yang menghubungkan Makassar dengan Pare-pare itu diestimasi rampung pada 2017.

Selain itu, di Sulawesi Utara, pembangunan tol Manado-Bitung sepanjang 39 km juga telah dimulai sejak Oktober 2014. Ali menyebut pembangunan jalan lingkar luar Manado juga akan melengkapi infrastuktur yang telah ada.

Ali yakin, pembangunan infrastruktur akan mengerek sektor properti, termasuk subsektor seperti properti komersial, akomodasi, perdangan, dan hunian. Industri properti menurut Ali juga akan mendapat benefit dari pengembangan sejumlah kawasan ekonomi khusus (KEK).

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan paket kebijakan ekonomi jilid enam. Dalam paket tersebut, delapan kawasan ekonomi khusus akan mendapat sejumlah insentif, mulai dari diskon pajak, percepatan proses perizinan, hingga dewan pengupahan khusus. (as)

ciputraentrepreneurship.com