Hunian Vertikal Jangan Ciptakan Kesenjangan Sosial – Property

Big Banner

DEPOK Konsep hunian vertikal di Depok terus tumbuh seiring kebutuhan masyarakat dan pasar yang dinamis. Di Margonda saja, sudah 10 apartemen menjulang bermunculan.

Dari mulai Apartemen Margonda Residence 1-5, Apartemen Taman Melati, Park View di Detos, Apartemen Atlanta Residence di RS Bunda Margonda, Saladin, hingga Grand ZamZam Towers. Seluruh investor beralasan Depok sebagai magnet dengan pasar mahasiswa serta akses tol Cinere – Jagorawi (Cijago) yang masih terus dikembangkan.

Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail menegaskan seluruh investor diberikan kemudahan dalam hal perizinan selama mereka memenuhi aturan main. Selain itu investor juga harus menaati Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Investor juga harus turut ikut dalam pembangunan ekonomi di Depok dan dalam kemajuan sosial budaya ada kontribusi siapapun investornya,” katanya saat meresmikan Ground Breaking Grand ZamZam Towers di Margonda, Minggu (15/11/2015).

Nur Mahmudi mengklaim pertumbuhan di Depok diatas rata-rata nasional. Dia berharap kesadaran dan kebutuhan masyarakat akan hunian vertikal tidak menimbulkan kesenjangan sosial.

“Pertumbuhan ini kita harap bawa mayoritas masyarakat mengalami kemajuan dan kesejahteraan, jangan malah jadi membuat ketimpangan antara the have and the poor, sebab tren hunian vertikal sudah mulai menjadi kebutuhan tingkat perkotaan,” ungkapnya.

Dia meminta agar hunian vertikal juga memiliki jaminan terbangunnya keluarga harmonis bagi kalangan manapun. “Ini yang perlu disadari, kita berharap trend hunian vertikal ini jangan disalahpersepsikan menjadi trend hunian yang tidak harmonis, tidak menciptakan ketahanan keluarga, tapi betul-betul ini hunian yang bisa akomodasi semua level keluarga, new family, middle, maupun yang mau pensiun,” tandasnya.

(rzk)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me