Pemerintah Tolak Pembangunan Bandara Lebak

Big Banner

Rencana pembangunan bandar udara (bandara) baru di Lebak, Banten tidak akan dilanjutkan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menolak tegas proposal Lion Group dan PT Maja Raya Indah Semesta yang ingin membangun bandara tersebut. 

“Dari argumentasi dan sekian kali rapat, diputuskan bahwa bandara ini tidak mungkin jika ditinjau dari kelayakan lokasi bandar udar‎a,” ujar Agus Santoso, Direktur Kebandar Udaraan Kemenhub, seperti informasi yang diterima Rumahku.com

Kemenhub menilai, lokasi pembangunan bandara Lebak tidak memenuhi syarat operasional karena ruang udara di bandara Lebak akan memotong beberapa ruang udara bandara Budiarto di Curug yang ada di dekatnya. 

Menurut Agus, pemerintah akan mengizinkan pembangunan suatu bandara baru jika Dirjen Perhubungan Udara dan Menteri Perhubungan sudah menilai layak terhadap penetapan lokasi beserta masterplan dan detail engineering design. Selain itu, pembangunan bandara juga harus memperhatikan tujuh aspek penting, yaitu aspek sosial, operasional, angkutan udara, lingkungan, pengembangan wilayah, ekonomi dan finansial, serta teknik. 

Terkait hal itu, Agus memberikan alternatif lokasi pembangunan bandara baru bagi investor yang tertarik, yakni di daerah Karawang, Jawa Barat yang lebih bernilai ekonomis dan kondisi ruang udara yang lebih longgar dibandingkan di Lebak. 

“‎Bandara Karawang ini terbuka untuk umum, siapapun silahkan bangun di Karawang, mau swasta, BUMN, gandeng investor asing, siapa saja boleh,” tegas Agus.

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me