Infrastruktur Indonesia Hanya Unggul Dari Vietnam dan Philipina

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Daya dukung infrastuktur  Indonesia menjelang berlakunya pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akhir tahun 2015 masih jauh tertinggal. Menurut Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) Hermanto Dardak, masih tertinggalnya infrastruktur Indonesia terlihat dari ranking-nya yang berada di urutan 53 dunia.

Pembangunan pelabuhan sumber : metronews.com

Pembangunan pelabuhan sumber : metronews.com

“Ranking ini hanya lebih baik dari Vietnam dan Filipina, tapi jauh di bawah Malaysia apalagi Singapura. Makanya untuk mempercepat ini Kemenpupera melakukan intervensi melalui perencanaan terpadu dan terintegrasi dengan pola pembangunan wilayah untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur,” ujarnya di acara diskusi mengenai peran penting infrastruktur untuk mengungkit pertumbuhan ekonomi Indonesia, di Jakarta, Selasa (17/11).

Konsep pengembangannya dengan pola wilayah pengembangan strategis (WPS) sebagai basis perencanaan keterpaduan infrastruktur di Indonesia. Dengan pola ini pengembangan proyek infrastruktur dibagi ke dalam 35 WPS yang terdapat keterpaduan pengembangan dengan pelabuhan dalam rangka perwujudan tol laut pengembangan kawasan strategis sebagaimana yang menjadi visi pembangunan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Untuk menghadapi MEA, pemerintah juga terus menggenjot pembangunan jalan misalnya express way atau jalan tol di Sumatera dan Trans Kalimantan. Kami juga berharap pihak BUMN maupun swasta bisa memainkan peran pentingnya untuk mendukung pengembangan infrastruktur dan kami terbuka untuk kerja sama investasi dengan pihak manapun untuk percepatan pengembangan infrastruktur,” imbuhnya.

housing-estate.com