Tanggulangi Banjir, Empat Situ Direvitalisasi

Big Banner

BOGOR, KOMPAS.com – Selain maksimalisasi Bendung Katulampa, upaya lain penanggulangan banjir dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane Kementerian Pekerjaan Umum dan Perunahan Rakyat (PUPR) berupa revitalisasi empat situ di wilayah Bogor.

Keempat situ tersebut adalah Situ Cikaret, Situ Gedong, Situ Cimanggis, dan Situ Cilala.

Revitalisasi yang dilakukan bertujuan untuk konservasi, mempertegas batas situ, menambah daya tampung air, sebagai tempat parkir air sementara, dan pariwisata.

Sementara situ yang sudah direvitalisai adalah Situ Kebantenan yang kini memiliki fungsi sebagai pengendali banjir dan konservasi air.

Pengerjaan revitalisasi tak terlepas dari kondisi Situ Kebantenan yang mulai mengalami kerusakan berupa longsor di bagian tebingnya. Selain itu, daya tampung air juga ditambah.

“Kondisi awalnya sedimentasi tinggi. Jadi kami menambahkan pembangunan penangkap sedimentasi. Sebelum direvitalisasi, kawasan tampung Situ Kebantenan adalah 139 ribu meter kubik namun setelah direvitalisasi ada 180 ribu meter kubik air yang bisa ditampung,” papar Pejabat Pembuat Komitmen PKSDA BBWS Ciliwung Cisadane, Alexsander Nandar, di Bogor, Rabu (18/11/2015).

Revitalisasi Situ Kebantenan meliputi penambahan area luas situ. Saat ini Situ Kebantenan memiliki luas kurang lebih 6,03 hektar dari luas awal yang hanya mencapai 5,7 hektar.

Pengerjaan revitalisasi dilakukan selama enam bulan, tepatnya dari bulan Mei sampai Oktober 2015. Anggaran yang dihabiskan mencapai Rp 7 miliar.

“Adapun empat paket yang akan kami kerjakan yakni Situ Cikaret, Situ Gedong, Situ Cimanggis, dan Situ Cilala dapat menambah 200 ribu meter kubik air. Keempatnya akan mulai dikerjakan tahun ini,” jelas Nandar.

Nandar menambahkan dana yang dibutuhkan untuk revitalisasi empat situ itu tak kurang dari Rp 40 miliar.

Rinciannya Rp 7 miliar untuk Situ Cikaret, Rp 14 miliar untuk Situ Gedong, dan Rp 12 miliar dibagi dua untuk Situ Cimanggis dan Cilala.

BBSW Ciliwung-Cisadane mengidentifikasi saat ini terdapat 180 situ tiga wilayah, yakni 16 situ di DKI Jakarta, 162 situ di Jawa Barat, dan 38 situ di Banten. Dari 180 situ tersebut, ada beberapa situ yang mengalami rusak parah.

“Situ kritis ada 15 dari 180 di Ciliwung Cisadane. Kerusakannya di atas 50 persen. 15 situ itu masuk target penyelesain pekerjaan hingga 2019,” pungkas Nandar.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me