Kenaikan Harga Rumah Menengah di Palembang Hampir 5 Persen

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Kenaikan harga rumah menengah rata-rata dari empat kota di Indonesia yakni Semarang, Palembang, Yogyakarta dan Padang pada triwulan III-2015 adalah 1,74 persen.

Berdasarkan hasil survei Bank Indonesia, dari ke-empat kota tersebut, pertumbuhan harga rumah menengah di Palembang lebih signifikan dan di atas rata-rata, yaitu 4,72 persen.

Dibandingkan dengan triwulan II dan triwulan I, kenaikan harga rumah menengah di ibu kota Sumatera Selatan ini hanyalah 0,43 persen dan 3,72 persen.

Sementara jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2014, kenaikan harga rumah menengah hanya 0,14 persen.

Adapun di Semarang, harga rumah menengah hanya naik 1,15 persen pada kuartal III-2015. Jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, terlihat peningkatan sebanyak 0,4 persen.

Kenaikan harga pada triwulan III-2015 juga masih lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada triwulan III-2014, pertumbuhan harga rumah menengah di Semarang tercatat hanya 0,93 persen.

Di Yogyakarta, kenaikan harga rumah menengah per September tahun ini tercatat 0,34 persen. Kenaikan ini sangat tipis jika dibandingkan triwulan II, yakni 0,33 persen.

“Kenaikan harga rumah menengah di Yogyakarta pada triwulan III-2014, juga tidak jauh berbeda yang hanya 0,31 persen,” lapor BI.

Sementara itu, di Padang, kenaikan harga rumah triwulan III-2015 tercatat 0,75 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dari triwulan II pada tahun yang sama, yakni 0,49 persen.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada triwulan III-2014, kenaikan harga rumah hanya 0,01 persen lebih rendah.

 

properti.kompas.com