BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pengembang Properti dan Bank

Big Banner

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menunjukkan keseriusannya dalam menyediakan fasilitas perumahan. Secara resmi, BPJS Ketenagakerjaan telah menjalin kerjasama dengan sejumlah pengembang properti dan bank untuk bantuan pembiayaan perumahan dengan memberikan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Pinjaman Uang Muka (PUM) bagi pesertanya. 

Saat ini, sudah ada sejumlah pengembang yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, yaitu PT Kopel Lahan Andalan, PT Kalmar Jaya, PT Budi Langgeng Persada, PT Graha Nagara Indah, PT Panen Artha Niaga Persada, dan PT Sinar Budi Langgeng. Masing-masing pengembang akan menyediakan 200 rumah tapak atau rumah susun seharga Rp 125 juta – Rp 500 juta per unit yang berlokasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. 

BACA JUGA : 3 RUMAH DI BEKASI DP RP 100 JUTA

Sementara kerjasama dengan bank, yaitu Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BJB dan Bank BTN. Adapun bentuk kerjasama tersebut meliputi pemberian KPR bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan bunga 5 persen yang mengacu pada ketentuan pemerintah, juga dengan anuitas tahunan dari bank penyalur. 

Bagi KPR nonsubsidi, bunga disesuaikan dengan BI Rate ditambah dengan 3 persen per tahun dengan sistem anuitas tahunan sesuai dengan perhitungan bank penyalurnya. Kedua jenis KPR tersebut berjangka waktu maksimal 20 tahun.  

Sementara PUM bersubsidi dikenakan bunga sesuai nilai BI Rate ditambahkan 3 persen per tahun dengan sistem anuitas tahunan sesuai dengan perhitungan bank penyalur. Selain itu, peserta yang boleh mengajukan adalah peserta yang ingin membeli rumah pertamanya.

rumahku.com