APLN Bangun 37.000 Unit Apartemen Murah di Cimanggis

Big Banner

Jakarta – Setelah mengelar acara pengenalan proyek terbaru Podomoro Golf View (PGV) pada pertengahan Oktober yang lalu, Agung Podomoro Land (APLN) menggelar acara pemilihan unit PGV di Main Atrium, Senayan City, Jakarta. Acara dihadiri oleh Indra Widjaja Antono (Vice President Corporate Marketing APLN), Agung Wirajaya (Assistant VP Strategic Marketing Residential APLN), Rubby I. Widjaja (General Manager Marketing PGV).

Vice President Corporate Marketing APLN, Indra Widjaja Antono, mengatakan, tingginya minat masyarakat terhadap hunian yang dikembangkan APLN terlihat dari banyak sekali peminat yang sudah melakukan Nomor Urut Pemesanan (NUP).

“Pemilihan hunian kerap menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Jika ingin tinggal di dekat pusat kota, harga rumah atau apartemen sudah begitu tinggi. Sementara jika anggaran terbatas , hunian yang mampu dibeli biasanya jauh dan memiliki akses transportasi yang sulit. Biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan operasional sehari-hari akan jauh lebih besar,” ujar Indra dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Minggu (22/11).

APLN, lanjut dia, menawarkan solusi untuk menjawab persoalan tersebut. Kenyamanan berhuni, fasilitas lengkap, akses mudah, serta harga yang terjangkau (ditawarkan dengan harga mulai Rp 198 jutaan) dan dikemas menjadi satu paket dalam proyek apartemen PGV.

“PGV merupakan salah satu produk APLN untuk mendukung program sejuta rumah dengan harga yang sesuai patokan pemerintah untuk rumah sederhana. Namun, memiliki fasilitas yang begitu lengkap,” tambah Indra.

PGV, lanjut dia, merupakan kawasan terpadu yang dibangun dibilangan selatan Jakarta, tepatnya di kawasan Cimanggis, di atas lahan seluas 80 hektare (Ha). Rencananya, kata Indra, akan dibangun 25 menara apartemen dengan total 37.000 unit hunian. 

“Nantinya, kompleks ini dijadikan kota mandiri dengan fasilitas lengkap, antara lain area komersial, outlet, pasar modern, pusat ibadah, serta rencana pengembangan pusat pendidikan dari Kolese Kanisius Jakarta seluas 20 hektare bersebelahan dengan wilayah PGV. Kompleks ini juga berdekatan dengan Universitas Indonesia,” imbuhnya.

Di dalam kawasan PGV sendiri, terdapat area komersial berupa toko-toko di pinggir jalan raya boulevard serta thematic area untuk food and beverage di pinggir Sungai.

“Kami akan membuatnya seperti di San Antonio, Amerika Serikat, atau Clarke Quay, di Singapura. Pengunjung dapat mengobrol santai sambil makan, minum, dan menikmati suasana sungai yang bersih,” tutur Indra.

Sesuai namanya, jelas dia, keunggulan utama PGV adalah lokasinya yang berada di tengah-tengah tiga padang golf yaitu Jagorawi Golf and Country Club, Emeralda Golf Club, dan Riverside Golf Club.

“Biasanya hunian di sekitar padang golf merupakan hunian elite yang hanya bisa dimiliki orang-orang tertentu. Kami punya mimpi mengubah perspektif itu, masyarakat sederhana pun layak mendapatkan fasilitas yang sama. Bahkan, kami berani menjual unit-unit PGV dengan harga sangat terjangkau,” ujar Indra.

Feriawan Hidayat/FER

PR

beritasatu.com