Agung Podomoro Tawarkan Hunian di Kawasan Terpadu

Big Banner

WE Online, Jakarta – Setelah mengelar acara pengenalan proyek terbaru Agung Podomoro Land yaitu Podomoro Golf View (PGV) pada pertengahan Oktober yang lalu, pada Sabtu dan Minggu tanggal 21-22 November 2015, PGV mengadakan acara pemilihan unit di Main Atrium, Senayan City.

Acara dihadiri oleh Vice President Corporate Marketing APLN, Indra Widjaja Antono, Assistant VP Strategic Marketing Residential APLN Agung Wirajaya, General Manager Marketing PGV Rubby I Widjaja. Tingginya minat masyarakat terhadap hunian yang dikembangkan Agung Podomoro Land terlihat dari banyak sekali peminat yang sudah melakukan Nomor Urut Pemesanan (NUP).

Pemilihan hunian kerap menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Jika ingin tinggal di dekat pusat kota, harga rumah atau apartemen sudah begitu tinggi. Sementara jika anggaran terbatas, hunian yang mampu dibeli biasanya jauh dan memiliki akses transportasi yang sulit.

Biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan operasional sehari-hari akan jauh lebih besar. Agung Podomoro Land menawarkan solusi untuk menjawab persoalan tersebut. Kenyamanan berhuni, fasilitas lengkap, akses mudah, serta harga yang terjangkau dikemas menjadi satu paket dalam proyek apartemen terbarunya, PODOMORO GOLF VIEW (PGV).

“PGV adalah salah satu produk Agung Podomoro Land untuk mendukung program sejuta rumah dengan harga yang sesuai patokan pemerintah untuk rumah sederhana. Namun memiliki fasilitas yang begitu lengkap,” jelas Vice President Corporate Marketing Agung Podomoro Land, Indra Widjaja Antono, di sela-sela acara Pilih Unit PGV, Senayan City, dalam keterangan resminya, di Jakarta.

Indra menjelaskan, PGV merupakan kawasan terpadu yang dibangun dibilangan selatan Jakarta, di atas lahan seluas 80 hektare. Rencananya akan dibangun 25 menara apartemen dengan total jumlah unit sebanyak 37.000.

Nantinya, kompleks ini dijadikan kota mandiri dengan fasilitas lengkap, antara lain area komersial, outlet, pasar modern, pusat ibadah, serta rencana pengembangan pusat pendidikan dari Kolese Kanisius Jakarta seluas 20 hektare bersebelahan dengan wilayah PGV. Kompleks ini juga berdekatan dengan Universitas Indonesia.

Di dalam kawasan PGV terdapat area komersial berupa toko-toko di pinggir jalan raya boulevard serta thematic area untukfood and beverage di pinggir Sungai. “Kami akan membuatnya seperti di San Antonio, USA, atau Clarke Quay, Singapore. Pengunjung dapat mengobrol santai sambil makan, minum, dan menikmati suasana sungai yang bersih,” tutur Indra.

Keunggulan utama PGV, sesuai namanya, adalah lokasinya yang berada di tengah-tengah tiga padang golf yaitu Jagorawi Golf and Country Club, Emeralda Golf Club, dan Riverside Golf Club. Ke arah mana pun mata memandang, kita bisa menemukan kesegaran dari padang golf yang hijau dan luas. Oleh karena itu kami menyebutnya dengan 360 derajat golf view.

“Biasanya hunian di sekitar padang golf merupakan hunian elite yang hanya bisa dimiliki orang-orang tertentu. Kami punya mimpi mengubah perspektif itu, masyarakat sederhana pun layak mendapatkan fasilitas yang sama. Bahkan, kami berani menjual unit-unit PGV dengan harga sangat terjangkau,” ujar Indra.

Agung Podomoro Land sendiri sudah membuktikan pengalamannya dalam membangun hunian terjangkau. Proyek yang sekarang sudah selesai antara lain 6000 unit Gading Nias Residences di Kelapa Gading Jakarta Utara, 13.000 unit Kalibata City di Kalibata Jakarta Selatan, dan 9000 unit Green Bay Pluit di Pluit Jakarta Utara.

Penulis: Annisa Nurfitriani

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: WE

wartaekonomi.co.id