Tips Menghijaukan Rumah

Big Banner

Rumah ramah lingkungan tak hanya akan menyelamatkan bumi, tapi juga membuat penghuninya bisa hidup lebih sehat, nyaman, dan tentu saja hemat. Membuat rumah hijau (green house) atau ramah lingkungan, menurut laman kumpulan.info/rumah, mencakup langkah-langkah berikut ini:

  • Minimalisir Penggunaan Sumber Daya Alam dalam Pembangunan

Pada saat proses pembangunan rumah, usahakan meminimalisir penggunaan bahan bangunan. Kontrol penggunaan bahan bangunan dengan membicarakannya kepada sang tukang. Tujuannya, agar bisa berhemat material dan tidak membeli bahan bangunan secara berlebihan hingga akhirnya tidak digunakan.

Penghematan tersebut semisal menggunakan kayu-kayu bekas dari rumah yang telah selesai dibangun sebagai penahan coran lantai atas. Pun dengan desain kemantapan memilih desain rumah hingga tidak banyak bahan bangunan terbuang.

  • Pilih Material Ramah Lingkungan

Perkembangan teknologi membuat pilihan material bangunan ramah lingkungan kian mudah ditemukan. Menghemat penggunaan kayu, berarti meminimalkan penebangan pohon dan menyelamatkan hutan sebagai bagian penting kehidupan di bumi.

Contoh bahan bangunan ramah lingkungan lainnya adalah baja ringan yang digunakan untuk atap. Ada juga alumunium/PVC atau UPVC untuk kusen pintu dan jendela. Sebagai alternatif, dapat juga menggunakan kayu daur ulang.

  • Perkecil Penggunaan Energi Listrik

Perlu dibuat rancangan yang membuat rumah minim dalam penggunaan energi listrik. Buatlah desain rumah dengan bukaan cahaya alami yang memadai. Alhasil, tidak perlu menggunakan listrik pada pagi dan siang hari. Pun dengan ventilasi yang baik, agar terjadi sirkulasi udara hingga mengurangi penggunaan AC, karena udara dalam rumah memang tidak panas.

Membuat penampungan air juga salah satu langkah menghemat listrik. Jadi, tidak perlu menggunakan listrik yang besar karena harus berulang kali menyalakan pompa air.

  • Manfaatkan Energi Alternatif

Ada sistem yang dapat menghasilkan solar listrik atau photovoltaic (PV). Energi ini dapat menggantikan listrik. Ada pula energi yang memanfaatkan sinar matahari atau tenaga angin.

Contohnya, menggunakan pemanas air yang memanfaatkan energi matahari. PV diletakkan di atap untuk menampung panas matahari dan diolah untuk memanaskan air. Dengan sitem yang lebih kompleks, panas matahari ini dapat memenuhi kebutuhan energi listrik untuk seluruh rumah.

  • Menghemat Penggunaan Air

Menghemat air dapat dimulai sejak pembangunan rumah. Misalnya, menggunakan kloset dual flush hemat air atau kran sensor. Dengan pengetahuan dan penerapan tepat, dapat pula dirancang pembuangan dan pengolahan air agar dapat didaur ulang, yaitu memanfaatkan limbah air dari dapur dan kamar mandi untuk menyiram tanaman dan mencuci mobil.

  • Membuat Taman

Adanya taman di kawasan rumah merupakan salah satu upaya menghijaukan lingkungan. Di taman, Anda dapat menanam berbagai tanaman yang berfungsi sebagai penahan air hujan, menjaga kestabilan, dan kesuburan tanah, serta penghasil oksigen. Pohon dan tanaman juga berfungsi sebagai pelindung panas dan penahan debu sehingga rumah jadi lebih nyaman.

Penulis: Wita Lestari

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me