Dijual, Bunker Antinuklir Seharga Rp 231,4 T

Big Banner

Georgia – Sebuah bunker yang antiledakan nuklir dijual di Savannah, Georgia, Amerika Serikat. Tempat persembunyian bawah tanah itu mampu bertahan dari ledakan bom seberat 20 kiloton.

Namun, untuk memiliki bunker istimewa itu peminatnya harus mengeluarkan uang di kantongnya sebesar 11,57 juta poundsterling atau sekitar Rp 231,4 triliun. Selain tahan ledakan nuklik, tempat tinggal semahal itu juga bisa menghindari pemiliknya dari berbagai macam ancaman, seperti bencana alam, kerusuhan sosial, hingga serangan teroris.

Bunker yang terletak di Georgia, AS, itu sebenarnya bukan bangunan baru, karena sudah dibangun sejak 1969 oleh para teknisi dan pasukan militer AS. Pada 2012, bangunan itu direnovasi dengan mengikuti standar bangunan tempat tinggal yang ditetapkan pemerintah.

Seberapa aman bunker tersebut? Seperti dikutip dari www.mirror.co.uk, Selasa (24/11), ketebalan dinding bunker lebih dari 3 meter. Di dalamnya juga ada sistem udara yang memadai, ruang perawatan, ruang antikontaminasi, dan sistem CCTV senilai Rp 1,3 triliun.

Berbagai macam sarana untuk hidup sehari-hari juga tersedia di dalam bunker, seperti air panas untuk mandi, panel surya, dan alat pengendali kelembaban.

Fasilitas yang sangat nyaman ini berada di lahan seluas 12,5 hektare dengan dua lantai tempat tinggal bawah tanah.
Lantai 2 merupakan empat apartemen mewah yang dilengkapi dengan dapur, ruang makan, dua tempat tidur, sebuah ruang tamu, dan sebuah kamar mandi.

Sedangkan, tingkat satu merupkan kawasan komunal, seperti lobi sebuah hotel. Dengan berbagai fasilitas itu, bunker ini dapat digunakan sebagai tempat tinggal, ruang rapat, atau tempat penyimpanan emas dan harta lainnya.

“Saat ini kita hidup di dunia yang sangat berbahaya,” ujar Chris Salamone, pemilik Bastion Holdings, sebuah perusahaan penyedia personel keamanan untuk pemerintah.

“Properti ini menawarkan tempat yang sangat aman bagi keluarga, pengusaha, atau pemerintah yang menginginkan keamanan dan kenyamanan. Tempatnya bagaikan hotel bintang lima,” ujarnya lagi.

/AO

Mirror.co.uk

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me