Optimis Proyek Apartemen Pinggiran Kota Laku Keras, Penguatan Saham APLN Terbatas

Big Banner

Dukungan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terhadap proyek pemerintah membangun sejuta rumah diwujudkan dengan proyek  Podomoro Golf View (PGV) yang berlokasi di luar kota Jakarta dan dikelilingi view 3 lapangan golf.  Proyek diatas lahan 80 hektare ini akan dibangun APLN 25 menara apartemen dengan total jumlah unit sebanyak 37.000.

Harga yang dipatok APLN nantinya sesuai patokan pemerintah untuk rumah sederhana, namun diperlengkapi dengan fasilitas yang lengkap dan modern. Perusahaan properti yang alami penurunan kinerja keuangan pada kuartal ketiga lalu ini optimis proyek ini akan diminati banyak orang setelah akhir pekan lalu mengadakan  acara pemilihan unit di Main Atrium, Senayan City. 

Melihat kinerja keuangan perusahaan terakhir, APLN pada Q3 lalu mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp368,12 miliar atau Rp18,83 per saham sedangkan periode yang sama tahun 2014 mencapai  Rp510,71 miliar atau Rp24,91 per saham. Namun dari sisi pendapatan meningkat dari Rp3,51 triliun menjadi Rp3,92 triliun, dan yang membuat laba bersih turun besarnya beban yang ditanggung perusahaan dibanding tahun 2014 baik beban pokok, beban keuangan dan beban usaha.

Untuk pergerakan sahamnya di lantai bursa awal pekan (24/11) saham APLN ditutup  kuat 2,2%pada level 277 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 271 dan bergerak dalam kisaran 277-270 dengan volume perdagangan saham mencapai 11 juta saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham APLN sejak 2 pekan terakhir terlihat berhasil keluar dari tekanan kuat sebelumnya sejak awal bulan Oktober. Terpantau indikator MA masih bergerak turun. Selain itu indikator Stochastic  bergerak naik dalam di area jenuh beli.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak turun tipis didukung oleh +DI yang  bergerak naik yang menunjukan pergerakan APLN menguat terbatas.  Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi Trading pada target level support di level Rp268 hingga target resistance di level Rp300.

 

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

vibiznews.com