Serpong Primadona Properti di Kawasan Penyangga – Property

Big Banner

SIAPA bilang pasar properti Serpong sudah jenuh dan memasuki masa paceklik. Perkembangan kota seluas 147,19 km persegi ini justru sangat pesat dan membuat pengembang tergiur untuk menjadikan kawasan ini sebagai area bisnisnya.

Menurut konsultan properti Lily Tjahnadi, Serpong saat ini tengah mengalami masa bulan madu. Ada banyak generasi muda usia produktif, lulusan perguruan tinggi mancanegara yang kembali ke Indonesia. Ditambah lulusan perguruan tinggi domestik yang jumlahnya cukup signifikan. Mereka tidak saja membutuhkan hunian, juga tempat usaha.

“Serpong merupakan tempat yang mereka pilih, baik untuk tinggal maupun berusaha. Karena selain harga propertinya relatif masih lebih murah jika dibandingkan dengan properti pusat Kota Jakarta, juga alasan lingkungan, kelengkapan infrastruktur, dan aksesibilitas,” lanjut Lily.

Generasi muda dengan rentan usia antara 25 tahun hingga 35 tahun ini, menurut Lily, akan mencari tempat tinggal yang ideal sesuai dengan keterjangkauan alias daya beli.

Tak mengherankan bila beberapa properti anyar yang dipasarkan di Serpong dengan harga kompetitif dan berkonsep one stop living langsung diserbu pembeli. Saat ini harga hunian yang ditawarkannya juga semakin terjangkau. Tak heran bila beberapa pengembang besar mulai membangun apartemen dan hunian dari berbagai kelas dan varian. Serpong bisa dibilang bagian yang paling cepat pertumbuhannya, khususnya kawasan BSD City.

Kawasan ini merupakan kota mandiri dengan menawarkan fasilitas yang superlengkap. Terdapat…

(rzk)

1 / 2

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me