Jakarta Timur Akan Menjadi Area Pertumbuhan Baru

Big Banner
Pembangunan InfrastrukturPembangunan Infrastruktur

Propertinet.com – Pembangunan infrastruktur transportasi di area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi atau Jabodetabek berpotensi menciptakan pusat pertumbuhan properti baru di Ibu Kota Negara, khususnya di wilayah selatan Jakarta Timur.

Pemerhati properti Panangian Simanungkalit berpendapat, wilayah selatan di Jakarta Timur menjadi salah satu lokasi yang diuntungkan dengan kehadiran proyek infrastruktur. Selain dekat dengan akses tol Jagorawi dan Jakarta Outer Ring Road (JORR), lokasi kawasan akan makin strategis jika proyek kereta ringan atau LRT tahap pertama rampung.

Menurutnya, wilayah  selatan dari kawasan Jakarta Timur ini sangat berpotensi menjadi area pertumbuhan baru atau sunrise properti di Jakarta. Selama ini, daerah tersebut belum banyak tersentuh oleh pengembangan skala besar seperti pembangunan apartemen ataupun kawasan superblok.

Panangian menilai, pengembangan hunian vertikal dengan sarana memadai dan dilengkapi fasilitas pendukung bagi masyarakat perkotaan modern dapat menjadi salah satu alternatif terbaik di kawasan ini. Adapun apartemen kelas menengah dengan harga di bawah Rp500 juta akan memberikan peluang pasar yang menjanjikan.

Seiring dengan matangnya infrastruktur transportasi, tidak menutup kemungkinan developer bisa membangun kawasan superblok, hotel, pusat perbelanjaan, dan menara perkantoran ke depannya.

           Baca Juga!

 

“Pengembangan skala besar sangat dimungkinkan mengingat letak wilayah selatan Jakarta Timur yang memiliki akses mudah dari dan ke berbagai arah. Sarana transportasi akan mendukung pergerakan masyarakat ke pusat-pusat bisnis, seperti kawasan kawasan segi tiga emas, Thamrin – Sudirman – Kuningan,” ujar Panangian dalam publikasinya, Selasa (24/11/2015).

Seperti diketahui, untuk mengurangi kemacetan dan memperlancar pergerakan penduduk Jabodetabek, Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerinta Kabupaten Bogor, Pemerintah Kota Tangerang, serta Pemerintah Kota Bekasi  sepakat membangun kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT).

Pada tahap pertama, pembangunan mencakup tiga jalur, yaitu Cibubur – Cawang sepanjang 13,7 km, Cawang – Dukuh Atas sepanjang 10,5 km (Tahap IA), dan Bekasi Timur – Cawang sepanjang 17,9 km (Tahap IB).

Untuk fase kedua, panjang total lintasan LRT mencapai 41,5 km, yang meliputi lintas layanan Cibubur – Bogor, Dukuh Atas – Palmerah – Senayan, dan Palmerah – Grogol.

Keberadaan LRT juga akan diintegrasikan dengan sarana infrastruktur transportasi lainnya, seperti Mass Rapid Transport (MRT) yang pembangunannya sedang berlangsung, jalan tol ruas Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang sudah ada, serta akses Kereta Api menuju Bandara Soekarno-Hatta yang segera direalisasikan.

propertinet.com