Baru 3 Bulan Masuk Serpong, Raksasa Jepang Cetak Penjualan 200 Unit

Big Banner

TANGERANG, KOMPAS.com – Pengembang besar Jepang, Tokyu Land Indonesia, mencetak penjualan 200 unit dari Branz BSD yang baru dipasarkan selama tiga bulan.

Branz BSD menempati area di atas lahan seluas 5 hektar dan berlokasi dekat dengan AEON Mall, Indonesia Convention Exhibition (ICE), dan kampus Prasetya Mulya serta Swiss German University. 

Tokyu Land merancang Branz BSD dengan “The Living Color of Nature, Color Your Living”, dan terdiri dari delapan menara. 

Konstruksinya dibagi dalam beberapa fase dengan jumlah unit sebanyak 1.256 pada fase pertama. 

“Fase pertama ini akan dibangun tiga menara. Konstruksi dilakukan akhir November ini,” kata Direktur Tokyu Land Indonesia, Tai Horikawa, di Tangerang, Kamis (26/11/2015). 

Horikawa menambahkan, sejak diluncurkan dalam tiga bulan terakhir, Branz BSD diminati calon konsumen. 

“Progresnya sudah ada 200 unit lebih yang terjual di dua menara yang menjadi prioritas kami,” imbuhnya. 

Pembelinya, tambah Horikawa, kebanyakan didominasi warga Jakarta. Motivasinya ingin meninggalkan hiruk pikuk ibu kota Jakarta yang makin lama makin tidak kondusif. 

“Ada 20 sampai 30 persen orang yang tinggal di wilayah Tangerang beli unit di Branz BSD, sisanya ya penduduk Jakarta,” ungkap dia. 

Terdapat tiga tipe Branz BSD, yakni satu kamar tidur seluas 42,6 meter persegi, dua kamar tidur seluas 66,2 meter persegi, dan tiga kamar tidur seluas 82,8 meter persegi. 

Untuk satu kamar tidur dibanderol Rp 1 miliar, dua kamar tidur Rp 1,7 miliar, dan tiga kamar tidur Rp 3,5 miliar.

Meski pasar properti tengah lesu, Tokyu Land Indonesia masih optimistis bisa menjual unit-unit Branz BSD. Mereka belum berpikir untuk menyewakan unit-unit tersebut. 

“Branz BSD masih belum diputuskan akan disewakan atau tidak,” tandas Horikawa. 

Fase pertama Branz BSD diproyeksikan selesai pada pertengahan tahun 2018.

properti.kompas.com