Lippo Optimistis Millenium Village Laris Diserap Pembeli

Big Banner

Karawaci – PT Lippo Karawaci Tbk optimis proyek world class mixed used development The Global Smart City-Millennium Village Karawaci Tangerang senilai Rp 200 triliun akan terserap pasar. Hal ini terbukti dari dua menara kondominium tahap pertama yang diluncurkan sudah diatas 70 persen terjual.

“Penjualan kami sudah cukup bagus. Dari dua menara yang kita luncurkan di tahap pertama sudah 70 persen lebih terjual. Dalam waktu dekat, kami juga akan luncurkan menara berikutnya,” kata Direktur Lippo Homes, Jopy Rusli, dalam acara kunjungan show unit di Millenium Village, Karawaci, Jumat (27/11).

Menurut Jopy, Millenium Village yang dikembangkan diatas lahan seluas 70 hektare ini, merupakan proyek besar Lippo yang mengusung konsep berbeda dengan proyek lainnya. Sehingga, lanjut dia, proyek ini menjadi incaran konsumen yang ingin memiliki hunian yang nyaman dan berkelas.

“Millenium Village ini juga sangat cocok untuk investasi, banyak ekspatriat juga memiliki unit di Millenium Village,” kata dia.

Menurutnya, dampak dari pembangunan properti ini, meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang cukup besar, karena multiplier effect sangat banyak, mulai dari transportasi, industri, dan lainnya. Karena itu Lippo berkomitmen untuk kembangkan proyek Millenium Village ini sesuai dengan jadwal yang direncanakan.

“Tahap pertama ini kami perkirakan selesai pada tahun 2018, dimana saat ini konstruksi sudah menyelesaikan pondasi, tinggal meningkatkan keatas,” kata dia.

Show Unit Lippo Millenium Village

Sementara itu, pengamat properti dari Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda menilai, kawasan barat Jakarta, seperti Karawaci yang dikembangkan oleh Lippo Group ini memiliki segmen bebreda dibandingkan dengan kawasan lainnya. Karena kawasan Lippo Karawaci ini kawasan yang diperuntukkan untuk kelas menengah atas. Berbeda dengan kawasan timur Jakarta lebih menyasar ke kelas menengah, karena ada kawasan Industri.

“Kalau di Barat Jakarta seperti Karawaci ini berbeda memang, kelasnya itu untuk kelas atas dan ini terbukti mampu dikembangkan oleh Lippo Group,” kata dia.

Apalagi, lanjut Ali, memiliki hunian dikawasan Karawaci ini atau barat Jakarta gensinya berbeda dengan memiliki hunian di timur Jakarta. “Memiliki hunian di barat Jakarta seperti Karawaci ini gengsinya berbeda dibandingkan dengan memiliki hunian di timur, itu sangat kentara sekali,” ujar Ali.

Menurut Ali, pada tahun 2016 sektor properti akan tumbuh sebesar 15 persen dan titik terendah hanya sampai kuartal I 2016, setelah itu properti tumbuh dengan cepat. “Lippo ini luar biasa, karena konsepnya lawan arus disaat kondisi ekonomi melemah, terus bangun proyek proyek baru dan hanya Lippo yang mampu lakukan itu,” imbuh Ali.

Feriawan Hidayat/Imam Muzakir/FER

beritasatu.com