Kiat Memesan Rumah Inden dengan KPR – Property

Big Banner


JAKARTA – Membeli rumah inden dengan sistem kredit kepemilikan rumah (KPR) masih menjadi primadona para konsumen. Namun, tidak selamanya pengajuan KPR rumah inden bisa berjalan lancar.

Berikut ini kiat memesan rumah inden dengan KPR.

1. Ikuti ketentuan pelunasan uang tanda jadi yang besarannya ditentukan oleh kebijaksanaan setiap pengembang sehingga dapat berbeda-beda angkanya.

2. Berikutnya pembayaran uang muka (down payment) yang biasanya berkisar 10% sampai 20% dari total harga. Hal ini berkaitan dengan aturan perbankan soal batasan kredit maksimal 80% dari total transaksi.

3. Tanda tangan perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) antara Anda dan pihak pengembang. Di beberapa pengembang, surat PPJB ini tidak tersedia, tapi mereka akan menggantinya dengan surat pemesanan.

4. Jika semua persyaratan terpenuhi, penandatanganan perjanjian kredit (akad kredit) di hadapan notaris dapat dilaksanakan. Selain penandatanganan akta jual beli, ada akta pembebasan hak tanggungan (APHT) jika sudah ada sertifikatnya. Jika belum ada sertifikatnya, memakai AKMHT (surat kuasa membebankan hak tanggungan). Proses ini semua dilakukan di hadapan notaris yang ditunjuk oleh pihak perbankan.

5. Jika semua proses terselesaikan, pihak bank akan menyalurkan dana yang dibutuhkan kepada pengembang untuk memulai melaksanakan pembangunan rumah Anda, sedangkan Anda secara tidak langsung telah melalui proses kredit KPR untuk sistem inden tersebut. Sementara, tanggung jawab dari pihak pengembang, yaitu menyelesaikan bangunan tersebut serta menyelesaikan sertifikasi tempat tinggal Anda. (Rendra Hanggara)

(rzy)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me