Jual Kawasan Hijau, Koridor TB Simatupang Tambah Apartemen Baru

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Memiliki kawasan hijau sebagai lokasi hunian di koridor TB Simatupang menjadi nilai jual tersendiri bagi pengembang properti apartemen. Selain kemudahan akses, lingkungan nyaman karena kehijauan areanya menjadi nilai plus dalam persaingan di mata konsumen.

Penelitian di Toronto, Kanada, baru-baru ini memaparkan bahwa orang yang hidup dengan banyak pohon di tempat tinggalnya bisa membantu mengatasi masalah pernafasan. Pohon menyerap karbondioksida dan mengeluarkan oksigen bagi manusia. Untuk itulah, tinggal di area dengan banyak pohon membantu penyembuhan setelah sakit, melepas stres, meredakan depresi, dan membantu mengatasi imsonia. 

“Bermacam fakta bahwa pepohonan rindang memberi kesegaran selaras dengan proyek yang kami bangun,” ujar Direktur Penjualan Binakarya Group, Yosua Gunadi, terkait pembangunan Foresque Residence, Sabtu (28/11/2015).

Foresque Residence merupakan apartemen bintang lima di kawasan hijau Ragunan, Jakarta Selatan. Proyek tersebut berdiri di antara 140 hektar areal pepohonan rindang.

Proyek tersebut berdiri di lahan seluas 1,2 hektar. Tetapi, dengan bangunan hanya 20 persen atau 2.400 meter persegi, lanjut Yosua, apartemen tersebut akan memberi banyak ruang hijau kepada konsumen.

“Ini alternatif dari kebosanan orang menghuni apartemen di tengah kota. Sudah tidak zaman tinggal apartemen tapi di kelilingi gedung perkantoran dan komersial. Orang makin merindukan pemandangan alam hijau dan udara segar,” ujarnya.

Rencananya, apartemen tersebut akan dibangun hingga 500 an unit. Apartemen itu akan terdiri dari tiga tipe, mulai tipe studio (32 m2) seharga Rp 600 jutaan hingga tipe tiga tempat tidur (108 m2) senilai Rp 2 miliaran.

Adapun pembangunannya telah berjalan sejak Agustus 2015 lalu. Binakarya menargetkan serah terima unit ke konsumen pada 2017 mendatang. Dia optimistis akses koridor TB Simatupang sangat mendukung pencapaian target perusahaan.

“Kami targetkan penjualan dari apartemen ini bisa mencapai Rp 1,2 triliun,” ujarnya.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me