Lippo Fokus Mengembangkan Apartemen di Karawaci

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – PT Lippo Karawaci Tbk memfokuskan pengembangan hunian vertikal di Lippo Karawaci (3.000 ha), Tangerang, Banten. Pengembangan  apartemen ini sebagai solusi atas mahalnya harga tanah di Lippo Karawaci yang sudah mencapai Rp25 juta per meter persegi. Bahkan di kawasan golf harganya mencapai Rp50 juta per meter persegi. Padahal tahun 1992 saat Lippo Karawaci mulai dikembangkan harga tanahnya baru Rp300 ribu per meter persegi.

Ilustrasi

Ilustrasi

“Karena itu kami sekarang lebih fokus di apartemen dan konsumen saat ini juga sudah mulai beralih ke apartemen karena menawarkan berbagai kelebihan dan lebih sesuai dengan lifestyle-nya,” ujar Jopie Rusli, Chief Marketing Officer Lippo Homes (divisi properti Lippo Group),  kepada housing-estate.com saat memperkenalkan show unit apartemen di kawasan Millenium Village,  Lippo Karawaci, Tangerang, Jumat (27/11).

Mellenium Village adalah kawasan pengembangan terpadu seluas 70 ha yang dikembangkan di Lippo Karawaci. Menurut Jopie, Millenium Village merupakan integrated development terbesar yang dikembangkan Lippo dengan kapitalisasi Rp200 triliun. Kawasan ini dikembangkan di kawasan CBD Lippo Karawaci seluas 120 ha yang letaknya cukup strategis.

Saat ini Lippo Karawaci sedang membangun dua tower masing-masing sebanyak 250 unit. Rencananya dua tower ini akan diserahterimakan pada akhir 2018. Jopie menyatakan, penjualan dua tower ini sudah  mencapai 70 persen dan ditargetkan pada awal tahun depan sudah habis.

“Ciri Lippo Group, setiap pengembangan proyek dilakukan dengan konsep kuat. Dulu kawasan Karawaci perkebunan tidak produktif tapi yang kami kembangkan pertama kali sekolah internasional. Dulu orang sanksi tapi sekarang berdecak kagum melihat perkembangan kawasan Karawaci,” pungkasnya.

housing-estate.com