Potensial, SPS Konsisten Garap Rumah Bersubsidi

Big Banner

Jakarta – Besarnya pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia, berimbas pada besarnya kebutuhan akan perumahan. Hal itu, berimbas pula terhadap prospek industri properti khususnya di segmen perumahan bersubsidi.

Peluang inilah yang dilihat Managing Director PT Sri Pertiwi Sejati (SPS Group), Asman Amin, yang lebih memilih membangun perumahan sederhana di kawasan Cikarang, Jawa Barat. Lewat bendera SPS yang berdiri tahun 2005, Asman Amin menggarap proyek Kota Serang Baru di Cikarang, sebagai proyek perumahan pertamanya.

“Sebagai orang asli Cikarang, saya tahu betul segmen perumahan mana yang dibutuhkan di kawasan yang banyak dihuni industri skala besar ini,” ujar Asman Amin di sela-sela Media Gathering SPS Group di Jakarta, Selasa (1/12).

Sukses mengembangkan proyek pertama, lanjut dia, SPS kemudian menggarap proyek kedua, perumahan Grand Cikarang City, dengan luasan lahan 500 Hektare (Ha). Perumahan lain yang dikembangkan SPS, kata Asman Amin, adalah KOta Mega Regency Cikarang dan Villa Kencana Cikarang.

“Saat ini, di perumahan Kota Serang Baru terdapat 8000 unit rumah sederhana yang sudah terbangun. Sedangkan di Grand Cikarang City, ada sekitar 6000 unit rumah yang sudah berdiri,” imbuh penggemar olehraga golf dan menembak ini.

Lebih lanjut Asman Amin mengatakan, segmen market di Cikarang sendiri masih didominasi oleh perumahan bersubsidi. Sebagai kawasan industri, Cikarang juga dipenuhi dengan ribuan pekerja pabrik. “Segmen ini memiliki daya beli yang terbatas, sehingga hanya sanggup membeli rumah bersubsidi,” kata Asmat Amin.

Digandeng Pengembang Singapura

Dengan visi SPS yang jelas pada segmen rumah bersubsidi, membuat pengembang asal Singapura, Pollux Properties, tertarik untuk menjalin kerjasama, yang terwujud dalam pengembangan apartemen Chadstone di Cikarang. Asmat Amin sendiri dipercaya oleh pihak Singapura untuk menduduki posisi sebagai president director PT Pollux Aditama Kencana.

“Dengan visi dan misi yang sama, dan cocok dengan owner Pollux, maka saya memutuskan untuk menjalin kerjasama. Dengan begitu, kita bisa sharing knowledge dengan mereka,” tambahnya.

Feriawan Hidayat/FER

BeritaSatu.com

beritasatu.com