AKR Land Pelopori Hadirnya CBD Baru di Kawasan Kebon Jeruk

Big Banner

Mulai beroperasinya Tol JORR W2 seksi Kebon Jeruk-Ulujami pada pertengahan medio 2014, menjadi salah satu modal bagi daerah Jakarta Barat untuk menjelma menjadi kawasan central business district (CBD) baru di Jakarta.

Mengingat akses yang mudah dan cepat menjadi kunci perkembangan sebuah daerah, bukan tidak mungkin sepanjang jalur yang dilintasi JORR W2 Kebon Jeruk-Ulujami akan menjadi incaran investor. Apalagi harga lahan dan propertinya belum setinggi seperti di TB Simatupang, Jakarta Selatan dan Puri Indah, Jakarta Barat.

Potensi tersebut sepertinya tidak luput dari pengamatan AKR Land Development yang mengusung proyek Gallery West di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Menempati lahan seluas 2,2 hektar, proyek Gallery West mengadaptasi konsep hunian terpadu atau superblok.

AKR Land Development merencanakan untuk membangun tiga tower yang akan diperuntukkan bagi apartemen, perkantoran, hotel serta galeri seni, galeri otomotif, commercial area, dan gedung perparkiran.

“Saat ini pemerintah sedang merencanakan daerah Jakarta Barat, termasuk Kebon Jeruk sebagai kawasan CBD baru. Program pelebaran jalan sudah dimulai di Green Garden yang nantinya akan sampai ke daerah Pondok Indah. AKR Land pun telah menyerahkan lahan seluas 800 meter untuk perluasan jalan,” kata Widijanto, CEO AKR Land Development kepada Rumahku.com saat ditemui pada acara Topping Off Gallery West Office Tower.

Khusus untuk Gallery Office Tower, AKR Land mengonsepnya sebagai bangunan mixed used yang menggabungkan perkantoran, hotel serta komersial area yang terdiri dari 36 lantai. Sebanyak 22 lantai akan berfungsi sebagai Gallery West Office dengan total luas 31.000 meter persegi, lalu tujuh lantai diperuntukan untuk Aloft Hotel, menyusul commercial retail space area sebanyak empat lantai.

“AKR Land menjadi pionir untuk kawasan Kebon Jeruk. Saat ini pemasaran untuk proyek West Gallery sudah mencapai angka 75 persen. Harga di sini memang masih sangat bersaing, 29 juta per meternya. Di awal kami rilis pada Januari 2013, harganya bahkan masih 19 jutaan,” kata Ferry Thahir, General Manager AKR Land.

Berlokasi strategis, Gallery West memiliki akses langsung ke exit Tol Kebon Jeruk. Sekitar 10 km dari Semanggi Interchange, dan hanya sekitar 4 km dari Jakarta Outer Ring Road (JORR). Dengan kemudahan akses ini, perjalanan ke Bandara Udara Soekarno-Hatta hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit.

Fasilitas yang nantinya bakal tampil beda dengan kawasan superblok lainnya bisa dipastikan adalah dengan dihadirkannya art museum. AKR Land mengklaim, museum seni yang bakal diberi label MACAN (Museum Art Contemporary at Nusantara) itu memiliki koleksi benda seni yang cukup lengkap dan diakui secara internasional.

“MACAN akan menjadi museum art ketiga terbesar di Asia. Koleksinya ribuan, dan akan menampilkan karya seniman modern dan kontemporer dari Barat, Asia, dan Indonesia,” kata Widijanto.

Selain museum,  kehadiran luxury car gallery, yaitu showroom yang memamerkan mobil-mobil mewah kelas dunia juga bakal memberikan citra tersendiri bagi kawasan elit garapan AKR Land ini. Sementara itu fasilitas lain yang bakal melengkapi superblok Gallery West yaitu, ballroom, swimming pool, barberque deck & lounge, serta ATM area.

Topping off ini merupakan janji yang kami tepati kepada para pelanggan kami. Untuk itu, saya ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan mereka. Setelah ini AKR Land akan berkonsentrasi melanjutkan dan menyelesaikan Gallery West Residences, dengan target topping off akhir tahun depan,” kata Widijanto.

Lokasi yang strategis, sehingga mudah untuk diakses dan mengakses daerah lain, serta memiliki modal fasilitas yang cukup, Widijanto yakin kawasan West Gallery akan berkembang menjadi kawasan CBD baru di Jakarta Barat.

“Saya sangat yakin Gallery West ini akan menjadi CBD, dari hari ke hari kan terlihat nyata geliat bisnis di Jakarta Barat ini terus meningkat, dan kami berada di titik premium,” pungkasnya.

 

rumahku.com