Pajak Properti Mewah Ditetapkan Rp10 Miliar Dan Rp20 Miliar

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Kementerian Keuangan akhirnya menetapkan pengenaan pajak barang mewah (PPnBM) untuk properti senilai minimal Rp10 miliar untuk apartemen dan Rp20 miliar untuk rumah tapak. Dengan aturan ini patokan PPnBM tidak lagi berbasarkan luasan dan langsung dengan harga jual sebagaimana tertuang di Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 206/PMK 010/2015.

Rumah mewah tipe 100

Ilustrasi

Menurut Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak (DJP) Mekar Satria Utama, patokan nilai atas harga jual tersebut lebih mencerminkan status mewah atau tidaknya sebuah properti ketimbang dengan batasan luasan. “Aturan ini sudah diteken sejak tanggal 20 November 2015 dan berlaku 14 hari setelah diteken. Patokan dengan harga ini juga lebih adil karena rumah ataupun apartemen yang kecil tapi lokasinya strategis harganya pasti mahal juga,” ujarnya di Jakarta, akhir pekan lalu.

Sebelumnya, batasan PPnBM untuk properti mewah dikenakan untuk apartemen seluas minimal 150 m2 atau rumah tapak seluas minimal 350 m2. Mekar juga menyebut penetapan PPnBM properti ini telah melalui dialog dengan kalangan pengembang dan lebih bisa diterima terkait dengan patokan harganya.

Selama ini, kalangan pengembang menyebut pengenaan aturan PPnBM tidak jelas karena sempat berkembang wacana yang menyebutkan patokannya menjadi Rp5 miliar bahkan Rp2 miliar sehingga membuat kalangan pengembang tidak berani membangun dan melakukan aksi wait and see.

Aturan ini juga untuk menyesuaikan dengan rencana dibolehkannya orang asing membeli properti di Indonesia khusus untuk tipe apartemen. Selain itu pengenaan pajak properti mewah ini juga melebihi batas pengenaan pajak penghasilan (PPh) untuk hunian mewah yang sebesar Rp5 miliar.

“Untuk pengenaan PPh pasal 22 ini akan disesuakan pada pertengahan tahun depan. Logikanya, kalau PPnBM untuk properti mewah sudah terbit, untuk PPh-nya mestinya bisa langsung menyesuaikan, tapi untuk pastinya masih harus kita tunggu dulu,” tandasnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me