Tak Sulit Berinvestasi Properti di AS, Tapi Harus Hati-hati…

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Mt Helix Holdings, perusahaan pendanaan properti asal Amerika Serikat, masuk ke pasar Indonesia. Krisis finansial yang melanda Amerika Serikat enam tahun lalu ternyata membuka peluang bisnis properti menguntungkan untuk berekspansi, terutama ke Asia Tenggara.

Mt. Helix termasuk salah satu yang jeli melihat peluang tersebut. Berdiri pada Januari 2009 lalu di San Diego, bisnis mereka diawali dengan mengakuisisi rumah keluarga, merenovasinya, dan menyewakannya kepada warga berpenghasilan rendah yang tak mampu membeli rumah dan tak dapat mengakses fasilitas KPR.

“Para penyewa rumah tersebut memiliki beberapa prasyarat, yakni harus memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap dan tidak memiliki rekor kriminal,” kata Claire usai agent gathering di Hotel Mulia, Rabu (2/12/2015).

Dia menjelaskan, pihaknya hanya perlu menggelontorkan dana minimal 70.000 dollar AS, investor akan memiliki rumah dan tanah, penyewa, serta uang sewa 9 persen sampai 11 persen per tahun. Menurut dia, investor menginginkan capital gain, cash flow, dan rental yield dari properti yang dibeli.

“Kami tawarkan itu semua. Memang, bisnisnya mirip dengan investor properti tradisional, hanya saja skala kami lebih besar, hingga jutaan dollar AS,” katanya.

Tidak sulit

Rencananya, setelah hari ini, Mt Helix juga akan menggelar agent and investor gathering pada Sabtu (5/2/2015) di Hotel Pullman, Jakarta. Saat ini, melihat potensi investor properti asal Indonesia yang cukup besar, Claire mengaku ingin berbagi pengetahuan dengan pasar Indonesia.

Menurut dia, AS merupakan satu dari empat negara yang menjadi tujuan investasi properti warga Indonesia, di samping Singapura, Malaysia, dan Australia. Sayangnya, tak jarang banyak orang justru kecewa dan merugi lantaran tak mengetahui seluk-beluk investasi properti di Negeri Paman Sam tersebut.

“Investasi properti di AS sebetulnya tidak sulit. Saya juga warga negara asing di sana dan sudah lima tahun berinvestasi dan kemudian bergabung bersama Helix,” kata Claire, yang merupakan warga negara Singapura.

Beruntungnya, lanjut dia, rumah yang dimiliki investor akan dikelola oleh manajemen properti yang merawat rumah dan memastikan penyewa tinggal dengan nyaman. Pihaknya juga menjanjikan asuransi sewa kepada para investor.

“Berbeda dengan rental guarantee yang hanya berlaku beberapa tahun, rental insurance berlaku seumur hidup, selama polis asuransi terus diperpanjang,” ujar Claire.

Saat ini, lanjut Claire, pihaknya memang masih fokus dalam tahap mengedukasi pasar dengan penjualan sebagai tambahan untuk sementara ini. Oleh sebab itu, perusahaan tersebut belum memiliki target penjualan di Indonesia. Namun, setelah Indonesia, Mt. Helix juga akan menyasar beberapa negara lain, seperti China, Hongkong, Filipina, Malaysia, dan Australia.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me