Perumnas Jadi Penjamin Pekerja Informal Beli Rumah

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Para pekerja informal seperti pedagang sampai saat ini masih kesulitan membeli rumah dengan skema KPR. Bank  tidak mau membiayai karena mereka tidak memiliki penghasilan tetap kendati untuk mengangsur punya kemampuan. Untuk menjembatani masalah ini pemerintah akan memperkuat Perum Perumnas dan diminta sebagai penjamin pekerja informal yang mengajukan KPR ke bank.

Ilustrasi : Gedung Perumnas

Ilustrasi : Gedung Perumnas

“Perumnas akan berperan sebagai penjamin untuk kalangan pekerja informal. Dia akan menjadi semacam penggaransi untuk menangani KPR yang bermasalah. Seluruh KPR yang bermasalah akan di-take over oleh Perumnas untuk kemudian rumahnya dijual kembali kepada kalangan MBR,” ujar Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) Maurin Sitorus, dalam Rakernas Realestat Indonesia (REI) di Jakarta, Rabu (2/12).

Untuk memperkuat peran Perumnas itu pemerintah sudah mengeluarkan PP (Peraturan Pemerintah) yang baru sebagai revisi PP sebelumnya. Selain itu Perumnas akan diserahi lahan dalam jumlah besar untuk dikembangkan menjadi perumahan rakyat. Saat ini tengah dilakukan inventarisasi lahan-lahan milik negara di bawah Kementerian Keuangan yang luasnya diperkirakan mencapai 320 ribu ha. Untuk mendukung pembangunan perumahan pemerintah juga tengah menyiapkan RUU Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang diperkirakan berlaku pada Maret 2016.

“Potensi Tapera ini mencapai Rp50 – 60 triliun dalam lima tahun, kalau 20 tahun potensinya mencapai Rp1.000 triliun. Dengan peran Perumnas dan dukungan pembiayaan dari Tapera program perumahan akan semakin mudah kita laksanakan,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me