Tapera Mulai Disosialisasikan di Sulawesi Utara

Big Banner

JAKARTA- Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Tabungan Perumahan Rakyat DPR RI (Pansus RUU Tapera) mulai mensosialisasikan RUU Tapera di Sulawesi Utara. Lewat Rapat Dengar Pendapat (RDP), Pansus berdialog dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara, Civitas Akademika Universitas Sam Ratulangi, instansi pemerintah, dan asosiasi-asosia se Provinsi Sulawesi Utara.

Selain Pansus, RDP juga dihadiri oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Ketua rombongan Pansus Tapera, Saiful Rasyid mengatakan bahwa RUU Tapera dimaksudkan untuk memberikan peluang dan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk dapat memiliki rumah dengan prinsip kegotongroyongan. “Dana tapera nantinya akan dikelola secara nirlaba oleh sebuah badan yang transparan”, ujar Saiful, dalam publikasinya, di Jakarta, Kamis (3/12).

Dia mengatakan bahwa besarnya dana Tapera yang dikelola, akan mampu mengintervensi pasar perumahan, baik dari segi penyediaan perumahan, harga, maupun sistem pembiayaannya.

Respons positif terhadap RUU Tapera diberikan oleh Plt. Gubernur Sulawesi Utara, Soni Sumarsono. Dia berharap Tapera mengedepankan kearifan lokal dan memberdayakan MBR. “Sehingga pada akhirnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah akan merasakan manfaat dari Tapera saat diundangkan nanti,” ujarnya.

Dalam RDP RUU Tapera dengan para stakeholder mengemuka pembahasan terkait besaran potongan, kelembagaan dan mekanisme pemanfaatan dana Tapera. Selanjutnya, Ketua Rombongan Pansus RUU Tapera meminta masukan dan telaah stakeholder disampaikan secara tertulis kepada Sekretariat Pansus RUU Tapera DPR RI.

RDP yang dilakukan pemerintah bersama Pansus Tapera DPR RI ini merupakan rangkaian pertama yang rencananya akan dilakukan di tiga wilayah yang berbeda. Sedangkan anggota Pansus RUU Tapera DPR RI yang ikut dalam RDP ke Provinsi Sulawesi Utara terdiri atas Subarna dari Fraksi Partai Gerindra, Fauzih H Amro (Fraksi Partai Hanura), Arteria Dahlan (Fraksi Partai PDIP), dan Ketut Sustiawan (Fraksi Partai PDIP).

Investor Daily

Imam Mudzakir/EDO

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me