Masyarakat Berpenghasilan Rp 4 Juta-Rp 7 Juta Per Bulan Juga Butuh Rumah Subsidi

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Paket Fasilitas Likuiditas Pembiayaan perumahan (FLPP) rumah subsidi dalam Program Nasional Pembangunan Satu Juta Rumah hanya diberikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan penghasilan hingga Rp 4 juta.

Namun, Real Estat Indonesia (REI) melihat ada lapisan masyarakat lain di luar MBR yang juga membutuhkan rumah subsidi.

“Pekerja dengan gaji Rp 4 juta-Rp 7 juta yang berada di perkotaan justru membutuhkan rumah murah,” kata Ketua Umum DPP REI, Eddy Hussy, dalam seminar Rakernas REI 2015, di Jakarta, Rabu (2/12/2015).

Oleh karena itu, Eddy meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) untuk menerbitkan paket FLPP baru dengan kategori masyarakat berpenghasilan Rp 4 juta-Rp 7 juta.

“Perlu ada paket FLPP kedua untuk mengakomodasi kebutuhan rumah mereka tapi dengan penerapan bunga lebih tinggi mencapai 7,5 persen,” tambah dia.

Menanggapi hal itu, Kementerian PUPR tetap berpendirian hanya akan memberikan kebijakan FLPP bagi MBR,  karena MBR adalah masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan pemerintah.

“Definisi MBR ini kan yang penghasilannya sampai Rp 4 juta. Selain itu di Undang Undang, MBR itu adalah orang yang memiliki keterbatasan daya beli yang harus dibantu pemerintah,” jelas Dirjen Pembiaayan perumahan Kementerian PUPR, Maurin Sitorus.

Maurin menambahkan kemungkinan adanya resistensi jika pemerintah menaikkan standar pemberian dana FLPP.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me