Hindari Bubble Property, Berikut Trik SMF – Property

Big Banner

JAKARTA – Pada 2008 lalu, Amerika mengalami bubble property yang disebabkan oleh mudahnya mendapatkan kredit perumahan.

Bank Lehman Brothers pada saat itu baru saja mendapatkan suntikan dana dari Federal Reserve (the Fed) bahkan tak sungkan untuk menawarkan kredit perumahan rakyat (KPR) kepada masyarakat Amerika yang tidak memiliki kemampuan finansial untuk membayar kredit (subprime).

Akibatnya, harga rumah di Amerika terjun bebas hingga 50 persen karena banyaknya masyarakat yang telah memiliki rumah. Tak hanya itu, keadaan ini juga berdampak pada terjadinya krisis kredit macet bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang mendapatkan KPR atau yang dikenal dengan subprime mortgage crisis.

Belajar dari pengalaman ini, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) yang bertugas untuk mengalirkan dana dari pasar modal ke penyalur KPR memastikan bahwa bubble property tidak akan terjadi di Indonesia.

“SMF telah mempersiapkan strategi guna mengatasi terjadinya bubble property seperti nyang terjadi di Amerika 5 tahun lalu,” kata Direktur Utama SMF Raharjo Adisusanto, Jumat (4/12/2015).

Menurut Raharjo, salah satu penyebab dari terjadinya subprime mortgage crisis di Amerika adalah karena dilakukannya sekuritasisasi lanjutan hingga tujuh kali. Padahal, seharusnya sekuritasisasi tersebut sebaiknya hanya dilakukan sebanyak satu kali guna menghindari terjadinya derevatif produk.

(wdi)

1 / 2

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me