Bandara Pondok Cabe Kerek Harga Properti Tangsel? – Property

Big Banner

JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dipastikan mulai menggunakan Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan (Tangsel), sebagai bandar udara komersil di tahun depan. Apakah hal ini akan membuat harga properti di sekitar bandara tersebut mengalami kenaikan?

Pengamat tata kota Tjuk Kuswartojo menuturkan, tumbuhnya properti di sekitar wilayah tersebut juga bergantung pada pengembang. Artinya, apakah pengembang dalam hal ini berani menaikkan harga jual tanah atau tidak.

“Tergantung pengembang juga, karena banyak yang tertarik harga semakin naik,” katanya kepada Okezone di Jakarta.

Walau begitu, dia menuturkan, komersialnya Bandara Pondok Cabe akan memberikan dampak yang cukup siginifikan terhadap berbagai aspek di kawasan tersebut. Aspek yang paling terasa di antaranya infrastruktur dan bisnis. “Pasti ada dampaknya tetapi tergantung pada cakupan dari penerbangan bandara itu, jika aksesibilitasnya tinggi maka kawasan itu jadi semakin bagus untuk bisnis,” kata Tjuk.

Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo menargetkan, pengoperasian secara komersil Bandara Pondok Cabe paling cepat bisa direalisasikan pada Februari 2016. Pengoperasian Bandara Pondok Cabe lantaran telah terjalinnya kerjasama pemanfaatan aset dengan PT Pertamina (Persero).

Saat ini, Bandara Pondok Cabe masih dikelola oleh Pelita Air Service (PAS) yang merupakan anak usaha dari Pertamina di sektor aviasi. Garuda nantinya akan menyediakan pesawat jenis ATR 72-600 saat mengoperasikan Bandara Pondok Cabe.

“Target Februari-Maret bisa dilandasi oleh ATR, karena secara operasional bandara memenuhi, lalu sertifikasi kepada Kemenhub untuk memastikan operasional ini memenuhi aspek kemanan dan keselamatan,” tegas Arif.

(wdi)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me