Sulit Bangun Rumah Murah, REI Tuntut 7 Hal Pada Pemerintah

Big Banner

REI (Realestat Indonesia) mengaku cukup kesulitan dalam membangun rumah murah. Oleh sebab itu, pihaknya menuntut 7 hal yang harus diselesaikan oleh pemerintah agar pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat terlaksana dengan baik.

Sebelumnya, beberapa kebijakan diakui Syarif Burhanuddin, Dirjen Pengadaan Perumahan telah diterapkan oleh pemerintah untuk membantu pengembang dalam membangun rumah murah, termasuk kemudahan regulasi dan beberapa subsidi agar rumah MBR bisa tepat sasaran.

Baca Juga: Pemerintah Berikan 8 Kemudahan Membangun Rumah Murah

Backlog yang cukup besar, yakni diangka 13,5 juta unit serta tambahan kekurangan pasokan rumah sekitar 400 ribu unit per tahun, membuat Eddy Hussy, Ketua Umum REI merasa masalah ini harus cepat diselesaikan. Apalagi, Wakil Presiden Jusuf Kalla menekankan tentang pembangunan hunian berimbang.

“Jumlah hunian berimbang di tahun 2016 harus lebih digencarkan, jumlahnya harus lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Setidaknya, rasio perbandingan pembangunan antara rumah atas, menengah, dan bawah haruslah 1 : 2 : 3,” ucapnya pada pembukaan Rakernas REI, Rabu (03/12), Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta.

Lantas, apa saja 7 tuntutan REI yang dijelaskan oleh Eddy Hussy? Berikut ini paparan selengkapnya!

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me