The Ayoma Serpong Tawarkan Kemudahan Pembayaran

Big Banner

Serpong – Perusahaan pengembang nasional terkemuka, PT PP Properti Tbk, secara serentak menggelar peletakan batu pertama (groundbreaking) tiga proyek properti yang tersebar di Serpong, Surabaya, dan Semarang.

Direktur Utama PT PP Properti Tbk, Taufik Hidayat, mengatakan, dimulainya pemancangan tiang pertama ketiga proyek tersebut, menandakan komitmen perseroan untuk terus memberikan produk-produk terbaik bagi masyarakat, sekaligus upaya manajemen dalam memacu kinerja demi kepentingan stakeholders dan para pemegang saham.

Groundbreaking serentak di 3 kota besar ini, merupakan bukti keseriusan kami dalam menyediakan produk berkualitas bagi konsumen. Di sisi lain, hal ini merupakan komitmen kami untuk terus mengembangkan PP Properti menjadi perusahaan properti terkemuka di Tanah Air,” ujar Taufik di sela-sela acara “Groundbreaking” apartemen The Ayoma Serpong, Banten, Sabtu (5/12).

Dalam kesempatan yang sama, Project Manager The Ayoma Apartment, Nurjaman, mengatakan, proyek apartemen The Ayoma Serpong dikembangkan di atas lahan seluas 1 hektare (ha). Apartemen The Ayoma yang mengusung konsep Avant Garde ini terdiri dari dua tower dengan total nilai investasi Rp 550 miliar.

“Untuk tower pertama ini, terdiri dari 434 unit apartemen dan diharapkan rampung pada 2017. Apartemen ini memposisikan diri sebagai Hidden Paradise in Serpong yang menyasar kelas menengah atas dengan banderol harga Rp 20 juta per meter persegi,” kata Nurjaman.

Untuk memudahkan konsumen, lanjut dia, The Ayoma Serpong menyediakan metode pembayaran yang ringan, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. “Nomor urut pembelian unit (NUP) sudah bisa diambil hanya dengan Rp 5 juta yang dapat dikembalikan (refundable),” jelas dia.

Nurjaman menambahkan, keunikan lain dari pembangunan apartemen The Ayoma Serpong, tidak meratakan atau menghancurkan lahan hijau tetapi tetap mempertahankan lingkungan yang alami, salah satunya taman asri milik pemilik lahan sebelumnya.

Kawasan ini, lanjut Nurjaman, memiliki 40 persen lahan hijau, atau lebih dari yang diwajibkan menurut peraturan. Hal ini sesuai dengan prinsip bisnis PP Properti yang dijuluki sebagai “Pengembang Santun“.

“Artinya, di mana pun PP Properti mengembangkan dan membangun proyeknya senantiasa menjunjung tinggi soal lahan hijau,” tutur Nurjaman.

Komitmen ini, lanjut dia, telah mendapat apresiasi dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori “Pengembang Yang Menyisakan Lebih 40 persen Lahan Untuk Kepentingan Konservasi“. Penghargaan itu diberikan langsung oleh pendiri MURI, Jaya Suprana kepada manajemen The Ayoma Apartment pada 24 Maret 2015.

The Ayoma, jelas Nurjaman, akan tetap mempertahankan kearifan lokal berupa keteduhan taman di area Pecel Madiun seluas 4.000 meter persegi, bahkan akan menambah keindahannya dengan menyediakan taman-taman tematik serta mengajak pebisnis kuliner asli Indonesia lainnya, untuk bergabung menjadi bagian dari kawasan kuliner ini.

“Selain disuguhkan lokasi kuliner dan lingkungan yang asri, penghuni juga dimanjakan dengan beragam fasilitas penunjang lainnya, yakni mini market, laundry, kids day care, thematic garden, study/library hall, playground, infinity pool, jogging track, bike track, gym, clinic, atm centre, sky lounge, cinema theatre, hotel service, dan grand lobby,” tambah Nurjaman.

 

Feriawan Hidayat/FER

BeritaSatu.com

beritasatu.com