Kelola 12.384 Rusunawa, Perumnas Bisa Untung Rp 100 Miliar

Big Banner

Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas) ditunjuk oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) sebagai pengelola unit rumah susun sewa (rusunawa) sebanyak 12.384 unit. Dikarenakan jumlahnya yang mencapai belasan ribu, pemerintah akan mengalihkannya secara bertahap.

Tahap pertama akan dialihkan sebanyak 4.320 unit hunian. Pada tahap ini, rusunawa yang dialihkan telah lengkap, baik sarana maupun prasarananya. Tarif sewa rusun akan disesuaikan dengan tingkat pendapatan di tiap daerah.

BACA JUGA : PEMERINTAH BERIKAN 8 KEMUDAHAN MEMBANGUN RUMAH MURAH

Daerah dengan penduduk yang berpendapatan tinggi tidak perlu berlama-lama menunggu subsidi dari pemerintah. Sedangkan wilayah dengan masyarakat yang pendapatannya rendah akan diadakan rencana alokasi Public Service Obligation (PSO) dari kementerian terkait.

Menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 83 tahun 2015, Perumnas sebagai pengelola memiliki empat tugas utama. Pertama, menyediakan pembangunan dan pemukiman bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), baik rumah susun maupun rumah tapak. Kedua, sebagai bank tanah untuk menjaga stabilitas harga tanah secara keseluruhan sehingga harga rumah pun tidak naik terlalu tinggi. Ketiga, manajemen properti dan aset. Keempat, memperbesar kapasitas bekerjasama dengan pengembang di daerah untuk kebutuhan pasokan yang jumlahnya lebih besar.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me